KAJEN – Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Pekalongan melaksanakan kegiatan magang di RSUD Kajen, Kabupaten Pekalongan, pada 2 September–30 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan melalui pengembangan luaran berupa landing page edukasi ansietas pada remaja, policy brief, dan poster Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Magang di lingkungan rumah sakit memberikan pengalaman bagi mahasiswa untuk mengenal penerapan ilmu Kesehatan Masyarakat dalam konteks pelayanan kesehatan. Selain mengikuti proses pembelajaran lapangan, mahasiswa juga mengembangkan produk yang memiliki fungsi berbeda, mulai dari penyampaian informasi kesehatan kepada masyarakat hingga penyusunan rekomendasi dan komunikasi keselamatan kerja.
Salah satu luaran yang dikembangkan adalah landing page edukasi mengenai ansietas pada remaja. Media digital ini dirancang untuk menyajikan informasi kesehatan mental dengan bahasa yang mudah dipahami. Materi yang direncanakan mencakup pengertian ansietas, kelompok yang berisiko, dampak yang dapat ditimbulkan, serta informasi epidemiologis berdasarkan orang, tempat, dan waktu apabila tersedia data yang valid.
Pengembangan media digital tersebut menjadi salah satu bentuk pemanfaatan teknologi untuk mendukung penyebaran informasi kesehatan. Melalui penyajian materi yang terstruktur, landing page diharapkan dapat membantu pembaca memperoleh pemahaman awal mengenai ansietas pada remaja, termasuk pentingnya mengenali masalah kesehatan mental dan mencari bantuan profesional apabila diperlukan.
Selain media edukasi digital, mahasiswa juga mengembangkan policy brief sebagai luaran berbentuk dokumen ringkas yang memuat analisis permasalahan dan rekomendasi. Secara umum, policy brief dapat membantu menyampaikan informasi penting secara sistematis kepada pihak yang berkepentingan dalam pengambilan keputusan. Topik dan sasaran rekomendasi dalam luaran ini disesuaikan dengan substansi dokumen yang dikembangkan mahasiswa.
Luaran lainnya berupa poster K3 yang menggunakan pendekatan komunikasi visual untuk menyampaikan pesan keselamatan dan kesehatan kerja. Poster dapat menjadi media pendukung dalam mengenalkan pesan-pesan K3 secara ringkas dan mudah dikenali. Pemilihan informasi, kejelasan pesan, dan kesesuaian dengan lingkungan pengguna menjadi aspek penting dalam pengembangan media komunikasi tersebut.
Ketiga luaran itu memperlihatkan bentuk penerapan kompetensi Kesehatan Masyarakat yang berbeda. Landing page berorientasi pada penyampaian informasi dan edukasi kesehatan, policy brief berfokus pada penyusunan analisis serta rekomendasi, sedangkan poster K3 mengutamakan komunikasi pesan keselamatan melalui media visual.
Perbedaan bentuk luaran tersebut juga menunjukkan bahwa penerapan ilmu Kesehatan Masyarakat tidak terbatas pada satu jenis kegiatan. Pengembangan media edukasi, penyusunan dokumen rekomendasi, dan komunikasi keselamatan dapat menjadi bagian dari upaya memahami permasalahan kesehatan serta menyampaikan informasi yang relevan kepada sasaran yang dituju.
Melalui kegiatan magang yang berlangsung selama hampir dua bulan ini, mahasiswa memiliki kesempatan untuk menghubungkan pembelajaran akademik dengan pengalaman di lingkungan pelayanan kesehatan. Pengembangan luaran juga menjadi sarana untuk melatih kemampuan mengidentifikasi permasalahan, mengolah informasi, menyusun pesan, dan menghasilkan produk sesuai tujuan yang ditetapkan.
Kebermanfaatan setiap luaran selanjutnya bergantung pada ketepatan informasi, kesesuaian dengan kebutuhan sasaran, serta tindak lanjut setelah produk dikembangkan. Oleh karena itu, validasi isi, evaluasi keterbacaan, dan penyesuaian terhadap kebutuhan pengguna menjadi langkah penting apabila luaran akan dimanfaatkan lebih lanjut.
Kegiatan magang mahasiswa Kesehatan Masyarakat Universitas Pekalongan di RSUD Kajen diharapkan dapat mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa sekaligus mendorong lahirnya luaran yang relevan dengan permasalahan kesehatan. Pengalaman lapangan dan hasil pengembangan tersebut menjadi bekal bagi mahasiswa untuk memahami bahwa ilmu Kesehatan Masyarakat tidak hanya dipelajari secara teoritis, tetapi juga dapat diterapkan melalui berbagai bentuk karya yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Kata kunci: Universitas Pekalongan, RSUD Kajen, magang mahasiswa, Kesehatan Masyarakat, edukasi kesehatan, kesehatan mental remaja.





