Tiga Gadis Bima Jadi Mahasiswa Gelap Fakultas Kedokteran UNS

Gelar perkara calo penerimaan mahasiswa baru UNS di Mapolresta Surakarta, Senin (7/8).


Mahasiswa News | Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) tahun ajaran 2016/2017 dimanfaatkan oknum-oknum tak bertanggung jawab. Tiga calon mahasiswa baru asal Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Laili Mudrika Putri, Farida Nursafitri, dan Neneng Khairunissa tertipu Rp 390 juta. Percaya tipu daya Iwan Saputra, 47, dan Arif Munandar, 25, calo SBMPTN yang mengaku bisa memasukkan mereka ke Fakultas Kedokteran (FK) UNS.

Ketiga gadis tersebut sempat merasakan bangku kuliah FK UNS selama satu semester. Saat kuliah, sempat muncul kecurigaan dari pihak dosen karena nama ketiganya tidak ada dalam daftar absensi online. Selalu menuliskan nama mereka sendiri dengan tulisan tangan.

“Awalnya para dosen mengira mungkin nama mereka tercecer, sehingga ditulis sendiri,” tutur Wakil Dekan Fakultas Kedokteran UNS, Budiyanti Wiboworini kepada Radar Solo.

Saat dilakukan pemanggilan, ketiganya selalu mangkir. Setelah ditelusuri, ternyata mereka sudah dikode pelaku Iwan. Apabila ada permasalah di bidang akademik untuk tidak mengurusnya ke pihak fakultas, melainkan dengan Iwan langsung. Puncaknya, saat ujian tengah semester tahun ajaran 2016/2017, September tahun lalu, pihak fakultas tidak bisa menginput nilai ujian mereka pada Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) UNS.

Dari sinilah ketiga gadis asal Bima ini dinyatakan tidak lulus dan harus mengikuti ujian perbaikan. “Di saat ikut ujian perbaikan itu, kami baru tahu kalau mereka masuk lewat jalur tidak resmi,” jelas Budiyanti.

Selengkapnya baca Jawa Pos Radar Solo edisi Selasa, 8 Agustus 2017.



Sumber
loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==