Rektor Larang Bercadar di Kampus, Mahasiswi: Kami Tertekan Secara Psikologis

Mahasiswa Unpam.


Mahasiswa News | Pihak kampus Universitas Pamulang (Unpam) memberlakukan larangan bagi para mahasiswinya untuk mengenakan hijab bercadar.

Sontak, kebijakan tersebut dikeluhkan sejumlah mahasiswi yang terbiasa memakai cadar. Mereka mengaku sangat tertekan secara psikologis saat mengikuti aktivitas perkuliahan.

Salah seorang mahasisiwi berinisial AT, mengaku sangat resah dengan larangan cadar yang tertuang dalam SK Rektor Nomor : 338/A/U/Unpam/V/2017. Menurut dia, aturan baru itu sangat diskriminatif dan mengganggu hak asasi untuk menjalani keyakinan beragama.

"Kita yang sudah terbiasa menggunakan hijab bercadar ini jadi tertekan. Psikologis kita sangat terganggu waktu ada kegiatan perkuliahan, ini diskriminatif. Padahal kita hanya menjalani ajaran agama yang kita pahami. Belum lagi ada pemberian sanksi juga bagi yang melanggar," terang mahasiswi semester 5 Jurusan Manajemen Unpam itu, baru-baru ini.

Untuk menghindari sanksi yang diberikan pihak kampus, lanjut AT, dia beserta mahasiswi bercadar lainnya menyiasati dengan mengenakan masker penutup hidung. Pasalnya, meski sama-sama menutupi sebagian wajah, pengenaan masker hingga saat ini tak mendapat larangan.

"Terpaksa kita pakai masker hidung ini, biar bagaimanapun ini kan perintah agama yang kita pahami, wajib menutup sebagian wajah karena bagian dari aurat. Harusnya pihak kampus tidak berlebihan mengintervensi soal keyakinan bercadar. Lagi pula cadar yang kami gunakan tak ada kaitannya dengan suasana perkuliahan, menggangunya dimana?" sambungnya.

Penolakan larangan bercadar datang pula dari beberapa aktivis mahasiswa yang di temui di kampus Unpam. Mereka secara tegas menentang kebijakan rektorat tentang tata berbusana di area kampus itu, khususnya tentang pemakaian cadar.

"Apa urusannya pihak kampus menerapkan larangan itu? Ini jelas melanggar kebebasan berasasi. Menjalankan keyakinan agama kan bagian dari kebebasan warga negara. Kalau mau jujur, mereka yang bercadar justru lebih produktif (meraih) prestasi di perkuliahannya dibanding mahasiswa berpenampilan bebas yang lain," ungkap Hengki Pohan selaku aktivis di badan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Unpam.



Sumber
loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==