Fadli Zon: Diktator bukan dari wajah, tapi kebijakannya

Fadli Zon. ©dpr.go.id


Mahasiswa News | Wakil Ketua DPR Fadli Zon merespons pernyataan Presiden Joko Widodo soal 'diktator'. Baginya, tidak bisa mengukur seseorang diktator atau tidak hanya dari wajah.

"Menilai diktator itu bukan dari wajahnya, tapi kebijakan dan tindakannya. Tumpas ormas, tangkap seenaknya, tuduh makar dll, apa demokratis?," kicaunya dikutip dari akun twitter @fadlizon, Rabu (9/8/2017).

Kolega Fadli di Partai Gerindra, Habiburokhman juga bereaksi. Habiburokhman mengunggah foto selfie nya dengan kata-kata seakan menyindir Presiden Joko Widodo.

"Orang ini juga gak ada tampang diktator, tampang foto model iya," katanya dikutip dalam akun twitternya, @habiburokhman.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo membuka Pasanggiri Nasional (Pasanggirinas) serta Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tingkat Remaja Perguruan Pencak Silat Nasional (Persinas) ASAD Tahun 2017 di Pondok Pesantren Minhaajurrosyidin, Kelurahan Lubang Buaya, Jakarta Timur, Senin (8/8/2017).

Jokowi lalu melontarkan kuis berhadiah sepeda para peserta. Kepala Negara melempar pertanyaan kepada peserta Kejurnas Pencak Silat terkait nama-nama pulau di Indonesia.

Dari deretan peserta tiba-tiba muncul santriwati berusia sekitar 15 tahun. Namanya Gladis. Jokowi meminta Gladis untuk naik ke panggung tanpa rasa takut.

"Silakan maju jangan dipaksa-paksa, maju. Sini. Maju sini. Enggak usah takut, Presidennya enggak diktator kok. Sekarang di medsos banyak yang menyampaikan Pak Presiden Jokowi otoriter, diktator. Masak wajah saya kayak gini wajah diktator," guyon Jokowi disambut tawa dan tepuk tangan riuh.



Sumber
loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==