ITB Dinobatkan Sebagai Penghasil Founder Startup Terbanyak di Indonesia

ITB Dinobatkan Sebagai Penghasil Founder Startup Terbanyak di Indonesia (Dok. ITB)



Mahasiswa News | Institut Teknologi Bandung (ITB) dinobatkan sebagai kampus paling banyak menghasilkan founder startup di Indonesia. Data ini dikeluarkan perusahaan modal Venturra Capital dan situs perbandingan harga IPrice dari hasil riset yang dimulai pada bulan Juni 2017 kemarin.

Mereka meneliti terkait latar belakang pendidikan dari para founder startup yang telah sukses di tanah air. Riset tersebut dikhususkan bagi para founder startup yang telah mendapatkan pendanaan dalam jumlah yang besar (Seri A).

Dari hasil riset tersebut, ITB menghasilkan founder startup sebanyak 14 orang. Sepuluh buah startup berasal dari bidang yang berbeda-beda. Kesepuluh startup itu ialah Bukalapak, Jojonomic, Fabelio, eFishery, Snapcart, Kudo, Amartha, Adskom, UrbanIndo, dan Agate.

Khusus startup e-commerce Bukalapak dan startup game Agate, masing-masing didirikan oleh tiga alumni ITB sekaligus. Bukalapak didirikan oleh Achmad Zaky, Nugroho Herucahyono dan Muhamad Fajrin Rasyid. Sementara Agate didirikan oleh Shieny Aprilia, Arief Widhiyasa dan Andrew Pratomo Budianto.

Sementara itu pada posisi kedua diraih oleh Universitas Bina Nusantara dan ketiga diraih oleh Universitas Indonesia. Kedua kampus itu masing-masing menghasilkan delapan dan empat orang founder.

Selain mengalahkan kampus-kampus di Indonesia, starup yang dihasilkan alumni ITB juga masih lebih banyak daripada alumni kampus luar negeri seperti Harvard University, Purdue University dan Stanford University. Ketiga kampus luar negeri itu menghasilkan delapan, tujuh, dan lima orang founder saja. (kk)

loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==