Ketum PB HMI: UKP Pancasila Tidak Boleh Bekerja Sesuai Selera Penguasa

Ketua Umum Peungurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI), Muhammad Fauzi.


Mahasiswa News | Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP Pancasila) harus bekerja penuh dengan kebijaksanaan, bukan atas intervensi yang kaku dari penguasa yang mengangkatnya. Hal tersebut sebagaimana disampaikan Ketua Umum Peungurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI), Muhammad Fauzi.

“Karena saya melihat orang-orang di tim sangat dipengaruhi selera penguasa. Mestinya pemerintah harus juga merangkul orang yang berbeda pandangan dengannya untuk masuk dalam tim,” ungkapnya.

Ia mengimbau UKP Pancasila tidak hanya menjadi komsumsi elit semata dan menjadi proyek-proyek yang tidak bermanfaat dengan menghabiskan anggaran negara. 

Menurutnya bila ruang lingkup UKP sama seperti BP7 di era Orba, maka PB HMI MPO jelas menyatakan menolak. 

“Pancasila itu rumah bagi semua. Semua pandangan dan nilai harus dirangkul, multi etnis, agama, budaya dll. Kalau unit menghadirkan kedamaian dan penyegaran pandangan kebangsaan bagi semua kalangan, saya kira bagus,” ucapnya. 

Tetapi jika hadir sebagai alat untuk melegitimasi klaim kebenaran, dan mengabaikan kelompok tertentu, maka keberadaan UKP masih perlu dipertimbangkan.

“Kalau tafsir Pancasila dijadikan alat kekuasaan untuk kepentingan penguasa, tanpa melihat kedalaman nilai yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat. Seperti BP7 pada saat Orde Baru, maka pancasila justru berpotensi menjadi idiologi yang disucikan atas tafsir yang berselera militer untuk kepentingan Orba,” jelasnya.

Pancasila sebagai ideologi bangsa menurutnya telah selesai, itu merupakan konsensus nasional yang menggambarkan kebijaksanaan para pendahulu bangsa.

“Kita berharap rezim saat ini, memperbaiki perspektifnya tentang unit ini, harus lebih terbuka, dapat didialogkan, diuji melalui forum akademis, dan disesuaikan dengan praktik kehidupan masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke,” tutupnya. (hn)
loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==