Tak Berprikemanusiaan, IMM Kecam Tindakan Represif Kepolisian terhadap Mahasiswa KAMMI

Tak Berprikemanusiaan, Ketum DPP IMM Kecam Tindakan Represif Kepolisian terhadap Mahasiswa KAMMI


Mahasiswa News | Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) Taufan Putra Revolusi Korompot mengecam tindakan represif kepolisian terhadap Ketua Umum PP KAMMI dan Masa Aksi KAMMI di depan Istana Merdeka Jakarta, Rabu (24/5/2017).

Taufan menyampaikan bahwa “Peristiwa yang dialami oleh Kartika Nur Rakhman Ketua Umum KAMMI dan beberapa anggota lainnya yang ditindak represif dari pihak kepolisian merupakan tindakan yang tidak berprikemanusiaan. Kami  mengecam pihak kepolisian atas tindakan repressif tersebut”. Tegas Taufan, di Jakarta 24 Mei 2017.

Selanjutnya Taufan menyampaikan “Aksi yang dilakukan oleh KAMMI merupakan bagian control kebijakan pemerintah, gerakan kritis, sebagai bentuk kecintaan terhadap bangsa Indonesia.”.  Imbuhnya.

Taufan Aktivis asal Bolaang Mongondow Sulut ini menyeselkan tindakan represif pihak kepolisian yang bisa merusak citra aparat kepolisian.

“Publik Trust kepolisian sedang menanjak, bahkan naik cepat, dari paling bawah, ke posisi empat teratas. Survey indobarometer dan kompas, menunjukkan angka yang cukup tinggi, 71,7 %. Dari sebelumnya hanya berkisaran 50%. Namun dengan cara menangani aksi seperti yang terjadi pada teman-teman KAMMI, maka sulit untuk kepolisian bertahan di posisi tersebut.” pungkas nya.

“Petisi kami kepada POLRI, yang diberikan di Medan,  yang salah satu pointnya yaitu Membangun kultur polisi ke arah yang lebih humanis, persuasif dengan melindungi dan mengayomi masyarakat. Sepertinya belum direspon serius oleh Polri. Maka kami mengecam Tindakan represif aparat kepolisian kepada Ketum KAMMI, Dan mendesak agar kepolisian mengusut tuntas kasus ini, memberikan sanksi tegas, diberikan efek jera. agar tidak terjadi lagi”. tutupnya. (kp)
loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==