Sebanyak 42 Pemuda Timor Leste Diterima di ITS

Dr Antonio de Conceicao, Menteri Negara Koordinasi Masalah Sosial dan Menteri Pendidikan, Republik Demokratik Timor Leste disambut Prof ir Joni Hermana MSc Es PhD di Kampus ITS, Surabaya, Senin, (08/05/2017). Foto : ITS


Mahasiswa News | Sebanyak 42 pemuda Timor Leste diterima sebagai mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Puluhan mahasiswa ini merupakan penerima beasiswa Fundus Desenvolvimento Capital Humano (FDCH).

Beasiswa FDCH merupakan bentuk dukungan pemerintah Timor Leste bagi para mahasiswanya menyelesaikan program sarjana di luar negeri. Salah satu kampus sasaran adalah ITS.

Hari pertama mereka di ITS ditemani oleh Dr Antonio de Conceicao, Menteri Negara Koordinasi Masalah Sosial dan Menteri Pendidikan, Republik Demokratik Timor Leste. Para mahasiswa ini disambut oleh Prof ir Joni Hermana MSc Es PhD di Kampus ITS, Surabaya, Senin, (08/05/2017).

“Program FDCH Timor Leste ini diharapkan dapat memperkuat kerjasama ITS dengan Ministry of Planning and Strategic Investment (MPIE), Republik Demokratik Timor Leste,” tutur Lella Carceres, Coordinator of Administration, Finance, and Human Resources Internal FDCH, Senin, (08/05/2017).

Sebelum terbang ke Indonesia, para camaba tersebut telah menjalani serangkaian seleksi yang meliputi tes potensi akademik dan wawancara, di Pusat Bahasa Indonesia (PBI), Dili, Timor Leste. Mereka merupakan putra-putri terbaik Timor Leste.

“Saya optimis mereka akan cepat beradaptasi sehingga mampu menyelesaikan masa perkuliahan dengan baik,” imbuhnya.

Sementara itu Rektor ITS mengatakan, sebagai World Class University, ITS dengan antusias menyambut para penerima beasiswa FDCH ini. Rektor mengaku, tidak akan ada pembedaan pelayanan terhadap para mahasiswa tersebut.

“Kami akan menempatkan mereka bersama mahasiswa jalur reguler, sehingga nantinya mereka akan mudah beradaptasi serta menjalin relasi,” tambah Joni dalam sambutannya.

Sebelum menjalani masa perkuliahan, para camaba ITS tahun ajaran 2017/2018 ini akan diberi materi matrikulasi hingga akhir Juni nanti. Materi matrikulasi meliputi pengantar kalkulus, fisika dasar, serta pengenalan Bahasa Indonesia akademik. Kemudian diakhiri dengan field trip ke Kawasan Wisata Gunung Bromo.

“Kami akan terus memantau apakah masing-masing dari mereka perlu mengikuti matrikulasi tambahan atau tidak. Nanti di bulan Agustus, bersama mahasiswa baru jalur reguler, mereka akan mengikuti serangkaian masa orientasi ITS meliputi Gerigi, IPITS, serta OK2BK di masing-masing departemen,” tutup orang nomor satu ITS ini. (kk)
loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==