Mahasiswa Nyatakan Sikap Konsisten Tolak Pameran Rokok

Mahasiswa Nyatakan Sikap Konsisten Tolak Pameran Rokok


Mahasiswa News | Usai melaksanakan aksi simpatik penolakan WTPM yang kedua pada Kamis (18/5/2017), Aliansi Gerakan Bersama Lawan Industri Rokok (Gebrak) menggelar siaran pers di Gedung SC Bundar RIK UI, sekitar pukul 19.15 WIB.

Sebelumnya: Mahasiswa Kembali Gelar Aksi Tolak Pameran WTPM

Aliansi Gebrak yang diwakilkan oleh Ahmad Salim, Ketua BEM Psikologi UI juga mengajukan dua tuntutan, yaitu menuntut pemerintah terutama Kementerian Perdagangan agar dengan tegas menegakkan peraturan mengenai perizinan pameran dan menuntut pemerintah untuk menegaskan peraturan mengenai pengendalian tembakau.

Dalam siaran pers, aliansi Gebrak menyatakan sikap untuk tetap dan terus menolak penyelenggaran pameran WTPM di Indonesia.

Beberapa alasan penolakan yang disampaikan di antaranya seperti pelanggaran janji dari penyelenggara perwakilan pameran rokok World Tobacco Asia (WTA) tahun 2012 yang tidak akan datang lagi ke Indonesia.

Ironisnya, pameran WTPM tahun ini justru terbukti memamerkan rokok dengan berbagai varian rasa yang dapat berdampak pada peningkatan konsumen rokok mulai dari anak-anak.

Selain itu, pameran ini juga memamerkan mesin canggih yang akan menggantikan peran buruh linting untuk memproduksi rokok dalam jumlah besar.

“Kami menyatakan sikap bahwa tidak ada alasan lagi untuk tidak menolak WTPM, dengan alasan-alasan yang telah diutarakan oleh teman-teman semua bahwa usaha apapun yang akan mencederai kesehatan Indonesia perlu kita tolak, dan penyelenggaraan WTPM tidak sesuai dengan cita-cita negara Indoneisa yang termaktub dalam UUD 1945 serta UU No.36 Tahun 2009 tentang kesehatan untuk mengupayakan hak udara lingkungan yang sehat,”  ujar M. Syaeful Mujab selaku Ketua BEM UI.

Aliansi Gerakan Bersama Lawan Industri Rokok (Gebrak) menggelar siaran pers di Gedung SC Bundar RIK UI


Kronologis Aksi Simpatik II

Kemarin siang, perwakilan aliansi Gebrak berupaya untuk menemui pihak penyelenggara WTPM. Pertemuan itu ditujukan untuk mengonfirmasi kehadiran WTPM tahun 2018 dan mekanisme perizinan yang dilakukan. Upaya tersebut justru menuai penolakan dari pihak penyelenggara.

“Padahal kita datang baik-baik sebagai pengunjung juga mengkonfirmasi, tapi nyatanya kita disuruh keluar, dan kita dibawa keluar dari JIExpo dan di situ kita tidak mendapat jawaban apa yang kita inginkan dari ketua penyelenggara WTPM tersebut,” tutur Kessa Ikhwanda selaku Ketua BEM IM FKM UI.

Siaran pers ini dihadiri oleh Ketua BEM UI, Ketua BEM Psikologi UI, Ketua BEM FKM UI, Ketua BEM FKM UNDIP yaitu Wildan Nur Aiman, Ketua BEM FK UI yaitu Yosilian Nur Sakinah, serta beberapa perwakilan Kajian dan Aksi Strategis (Kastrat) UIN, Alhayandi Deu.



Sumber: Suara Mahasiswa
loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==