Kemendikbud Sebut Model Soal UN 2018 Bisa Berubah Jadi Esai

Kemendikbud Sebut Model Soal UN 2018 Bisa Berubah Jadi Esai | Foto: Istimewa


Mahasiswa News | Model soal Ujian Nasional (UN) 2018 bisa berubah dari pilihan ganda menjadi esai. Pertimbanganya, hal itu akan menambah kualitas soal UN. Kepala Badan Pengembangan dan Penelitian Kemendikbud Totok Suprayitno yang menyatakan model UN 2018 akan diperbaiki lebih baik dari tahun ini.  

"Kualitas soal UN akan ditingkatkan, lebih ke berpikir kritis (esai). Soal pilihan ganda dikurangi. Essai kemungkinan besar juga bisa dipakai dalam UN, bukan hanya USBN (ujian sekolah berstandar nasional)," ujar Totok, Sabtu (13/5/2017).

Ia menjelaskan, pada jenjang pendidikan menengah, UN 2017 diikuti oleh 1.312.023 siswa dari 12.501 SMK, serta 2.301.176 siswa dari 20.512 SMA/MA/sederajat. Untuk jenjang SMK, 1,176 juta siswa (90%) dilayani dengan komputer (UNBK), sementara pada jenjang SMA/MA 1,145 juta siswa (60%) dilayani dengan UNBK. 

"Sisanya mengikuti ujian berbasis kertas dan pensil," katanya.

Seperti dilaporkan Pikiran Rakyta, pada jenjang SMK, Provinsi Bangka-Belitung, DKI, DIY, Jawa Timur, Kalimantan Selatan dan Sulawesi Selatan telah 100% menggunakan UNBK. Sementara pada jenjang SMA/MA, Provinsi Bangka-Belitung, DKI, dan DIY telah 100% menggunakan UNBK. Pelaksanaan UN melibatkan tidak kurang dari 800.000 guru sebagai pengawas dan 300.000 proktor dari seluruh sekolah/madrasah yang mengikuti UN. 

"Laporan kebocoran soal UN dan kecurangan jauh berkurang dibanding tahun-tahun sebelumnya. Gangguan teknis pelaksanaan UNBK seperti listrik padam, gangguan koneksi internet, kerusakan server/komputer di sekolah, semuanya dapat diatasi baik oleh tim teknis di provinsi maupun oleh tim Posko UNBK pusat," ungkapnya. (prfm)
loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==