Malaysia Larang Mahasiswa untuk Studi ke Luar Negeri

 
Foto: Istimewa


Mahasiswa News | Guna memenangkan kualitas pendidikan tinggi, Malaysia akan segera menghapuskan kebutuhan pemerintah dalam mengirim pelajar ke luar negeri untuk studi. Menteri Pendidikan Tinggi, Malaysia, Datuk Seri Idris Juson mengatakan pelajar tidak perlu untuk mengenyam studi ke luar negeri.

Selain itu, Idris juga menjelaskan bahwa biaya yang dikeluarkan juga tidak efisien, karena tidak sesuai dengan pertukaran mata uang saat ini.

“Tidak ada alasan kenapa kami harus mengirimkan pelajar kami untuk studi ke luar negeri. Kami sendiri memiliki lima kampus terbaik di bidang penelitian, termasuk Universiti Kebangsaan Malaysia, Universiti Sains Malaysia dan Universiti Malaya,” demikian seperti dinukil dari laman New Straits Times, Jumat (28/4/2017).

Sedangkan saat mengirim mereka ke luar negeri, para siswa juga tidak mengenyam studi di kampus-kampus top dunia. “Jadi untuk apa mengirimkan pelajar ke luar negeri ketika kami bisa mengirim mereka ke kampus-kampus bagus di dalam negeri,” imbuhnya.

Idris menambahkan, ada perbaikan yang sangat signifikan yang sudah bisa dilihat pada kampus-kampus yang ada di Malaysia. “Rangking kampus di Malaysia juga sudah meningkat dalam empat tahun terakhir,” imbuhnya.

Selain itu, Idris juga menargetkan agar Universitas di Malaysia bisa menembus 100 kampus top dunia pada 2020. “Pada 2050 nanti, kami jadi sudah memiliki 2 kampus yang masuk dalam 20 kampus top dunia,” tambahnya.
loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==