Berawal dari Salah Pilih Jurusan Kuliah hingga Raih Lulusan Terbaik

Dok. Unair

Mahasiswa News | Bila biasanya salah pilih jurusan membuat malas kuliah, namun hal itu tak berarti bagi Natasha Audina Siregar. Sasa -sapaan akrabnya- semula mengaku lebih jatuh hati pada jurusan Hubungan Internasional (HI). Namun takdir berkata lain, hasil seleksi menempatkanya di jurusan Sastra Inggris.
Meski salah jurusan, ia berhasil menyelesaikan studi S-1 hanya dengan tujuh semester dan berhasil mendapat gelar wisudawan terbaik FIB UNAIR dengan IPK 3,89.
“Awalnya saya sangat ingin masuk HI karena punyai cita-cita bekerja di kedutaan. Namun Tuhan memberinya lain. Ini yang terbaik dari-Nya. Mama juga ridho di prodi Sasing,” ujarnya seperti dilansir dari laman Unair, Kamis (5/4/2017).
Gadis berkacamata itu mengatakan, tidak ada trik khusus untuk bisa mendapatkan IPK yang tinggi. Hanya saja ketika berada di kelas, ia selalu mendengarkan dosen yang sedang mengajar dan terkadang berdiskusi. Belajarpun, Sasa hanya saat menjelang ujian, karena itu dirasa lebih mudah.
“Setiap orang pasti memiliki metode belajar berbeda-beda. Kalau saya lebih suka belajar satu hari sebelum ujian, karena itu lebih baik dan mudah masuk ilmunya,” ungkap Sasa.
Usai lulus, Sasa tetap berkeinginan bekerja seusai gelarnya. Ia berkeinginan menambah pengalamannya dengan berkumpul bersama banyak orang.
“Saat saya kuliah, saya jarang sekali ikut organisasi atau pun suatu kepanitiaan. Otomatis pengalaman saya masih minim. Maka dari itu, saya ingin bekerja terlebih dahulu untuk menambah pengalaman. Saya ingin cari beasiswa S-2, dan hanya orang yang punya pengalaman banyak yang punya peluang besar lolos beasiswa. Dan saya ingin itu,” pungkasnya.

Sumber: Okezone
loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==