Sederet Tokoh Indonesia Sukses Kuliah di Arab Saudi

Sederet Tokoh Indonesia Sukses Kuliah di Arab Saudi


Mahasiswa News | Salah satu misi yang dibawa pada kunjungan Raja Salman dari Arab Saudi beserta rombongannya ke Indonesia adalah kerjasama dalam pendidikan. Diharapkan, makin banyak pelajar Tanah Air yang tertarik belajar atau melakukan pertukaran pelajar di Negeri Minyak tersebut.

Beberapa kampus di Arab Saudi sendiri telah diakui keunggulannya di kancah dunia. Terbukti, jebolan kampus Arab mampu meraih kesuksesan ketika sudah kembali ke Indonesia. Siapa saja? Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ulasannya.

1. Hidayat Nur Wahid

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mulai mendalami Islam ketika masuk pondok pesantren. Setelah lulus dari Pondok Pesantren Gontor pada 1978, Hidayat Nur Wahid melanjutkan kuliah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta. Dia kemudian mendapat beasiswa ke Universitas Islam Madinah pada Fakultas Dakwah dan Ushuluddin. Lulus dengan predikat cumlaude, Hidayat lalu memutuskan mengambil S-2 dan S-3 di universitas yang sama. Semasa kuliah di Arab Saudi, pria yang kini menjadi Wakil Ketua MPR itu aktif berorganisasi, bahkan sempat menjabat sebagai Ketua Persatuan Pelajar Indonesia Arab Saudi periode 1983-1985.

2. Habib Rizieq

Pria yang memiliki nama lengkap Muhammad Rizieq Shihab ini pernah mengenyam pendidikan di King Saud University pada jenjang sarjana. Di sana, Ketua Front Pembela Islam (FPI) itu mengambil Jurusan Dirasah Islamiyah, Fakultas Tarbiyah. Habib Rizieq menyelesaikan kuliah di King Saud University dalam waktu empat tahun. Kemudian, menyelesaikan studi Islam S-2 dan S-3 di Universitas Antar-Bangsa, Malaysia.

3. Said Aqil Sirodj

Profesor Dr KH Said Aqil Siroj, MA merupakan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Pria kelahiran 3 Juli 1953 ini memiliki latar belakang akademis yang cukup kuat, khususnya dalam mempelajari ilmu Islam. Dia menghabiskan studi S-1 jurusan Ushuluddin dan Dakwah di King Abdulaziz University, yang merupakan tiga besar kampus top di Arab Saudi. Kemudian, melanjutkan S-2 di jurusan Perbandingan Agama di Umm al-Qura di Mekkah. Setelah lulus master pada 1987, Said Aqil menempuh S-3 di kampus yang sama dengan mengambil jurusan Aqidah/Filsafat Islam, dan lulus pada 1994.

4. Yunahar Ilyas

Prof Dr Yunahar Ilyas merupakan ketua pimpinan pusat Muhamadiyah bidang Tarjih, Tajdid, dan Tabligh yang pernah menimba ilmu di Fakultas Ushuluddin Universitas Ibnu Suud Riyadh, Arab Saudi. Dia menempuh kuliah S-1 di sana pada 1983. Meski begitu, pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu menamatkan sarjananya di Fakultas tarbiyah IAIN Imam Bonjol Padang, dan lulus pada 1984. Yunahar menyelesaikan studi S-2 dan S-3 nya di IAIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta.



Sumber: Okezone

loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==