Mawapres ITS 2017 Hafal 30 Juz AlQuran

Rizki Mendung Ariefianto, (pakai almamater) tengah melakukan presentasi untuk pemilihan Mawapres ITS. Dok : ITS


Mahasiswa News | Rizki Mendung Ariefianto, mahasiswa Teknik Elektro Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) terpilih sebagai juara pertama Mawapres ITS 2017 kategori sarjana. Ia menyisihkan dua mahasiswa lainnya yaitu Madi Ar Ranim dari Departemen Teknik Kelautan dan Eka Kristalia Kuryani dari Departemen Teknik Lingkungan ITS. Selanjutnya Rizki akan mewakili ITS untuk lanjut seleksi Mawapres tingkat nasional.

Dalam pemilihan Mawapres tingkat ITS ini, para peserta harus melewat empat tahap seleksi pada babak final. Keempatnya yaitu Tes Potensi Akademik (TPA), psikotes, presentasi karya tulis ilmiah (KTI), serta melakukan wawancara berbahasa Inggris dan berbahasa Indonesia. Hasil seleksi Mawapres ITS ini diumumkan pada hari Senin (27/02/2017).

Arief Abdurrakhman ST MT, Ketua panitia seleksi Mawapres ITS 2017 mengaku optimistis Rizki Mendung Ariefianto, mampu menyabet gelar juara untuk pada ajang Mawapres tingkat nasional 2017. Ia sangat luar biasa, tidak hanya pandai padabidang akademik tapi juga ahli di bidang keagamaan.

“Karena Rizki adalah seorang hafidz 30 juz,” ujar Arief tersenyum.

Disamping itu, kata Arief, melalui psikotest, kepribadian mahasiswa yang akrab disapa Mendung tersebut juga baik dan prestasi internasional. Oleh, karena itu ia yakin, Mendung bisa kembali membawa ITS menduduki podium tertinggi Mawapres tingkat nasional, seperti yang pernah diraih ITS dalam tiga tahun berturut-turut.

”Saya optimistis Rizki bisa membawa ITS menjadi juara di kancah nasional dengan segudang prestasinya,” tuturnya.

Selanjutnya tambah Arief, ITS akan melakukan pembinaan bagi para jawara untuk mempertahankan kejuaraan Mawapres ITS di tingkat nasional. Pembinaan untuk Mawapres juara pertama, meliputi peningkatan kemampuan presentasi berbahasa Inggris dan kegiatan internasional. Pembinaan ini bertujuan khusus untuk menambah prestasi Rizki tingkat internasional.

Tidak hanya itu, untuk pembinaan perihal keilmiahan, panitia akan mendatangkan pakar keilmiahan. Terkait kepribadian, Rizki akan terus dibimbing dan dipantau. Secara keseluruhan, pembinaan ini akan terus dilakukan hingga pemilihan Mawapres tahun berikutnya. Sedangkan untuk Mawapres di posisi kedua dan ketiga, akan diberikan amanat untuk mengelola program School of Mawapres. Program ini bertujuan untuk mempersiapkan bibit unggul Mawapres di tahun yang akan datang. (kk)
loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==