KAMMI Jawa Tengah Dukung Perjuangan Petani Kendeng



Mahasiswa News | Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia wilayah Jawa Tengah menyatakan dukungannya terhadap perjuangan Bu Patmi (alm) dan para pejuang Kendeng menuntut keadilan di depan Istana Negara. Mereka mendesak Presiden Joki Widodo mau menerima dan mendengarkan aspirasi pejuang Kendeng yang menolak pembangunan pabrik semen di kawasan Gunung Kendeng tersebut.

Amin Suryanto, Ketua KAMMI Jateng mengatakan, para pejuang Kendeng ke Jakarta, karena masalah pendirian pabrik semen di Rembang belum selesai. Pemerintah telah bertindak sewenang-wenang. Pemerintah daerah tidak taat putusan pengadilan.

“Padagal putusan pengadilan jelas, putusan dan perintahnya adalah membatalkan, bukan merevisi atau memperbaiki pembangunan pabrik semen di kawasan Kendeng,” kata Amin, Rabu, (22/03/2017).

Padahal kata Amin, dalam UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 jelas disebutkan Indonesia adalah negara hukum. Dalam UU tersebut juga diatur tentang Kekuasaan Kehakiman.

“Artinya dengan tetap dijalankannya pembangunan pabrik semen di kawasan Gunung Kendeng merupakan sebuah preseden yang sangat buruk dalam penegakkan hukum dan merusak rasa keadilan masyarakat,” kata Amin.

Selain itu, pelanggaran yang telah dilaukan pemerintah juga telah memberikan contoh buruk yaitu melawan putusan pengadilan dan Konstitusi. Ini bisa berakibat hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap Pengadilan dan dunia hukum.

Oleh karena itu KAMMI Jateng menuntut Presiden Republik Indonesia Bapak Jokowi untuk mau menerima warga kendeng yang melakukan aksi pengecoran di depan istana. Mereka juga meminta Gubernur Jawa Tengah agar  bisa adil  bersama dengan rakyat. (kk)
loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==