Dua Mahasiswa FKIP Unsri Tewas Tenggelam di Danau Kampus

Jenazah korban mahasiswa Unsri dibawa ke pemakaman TPU Kebun Bunga Palembang (Liputan6.com/Nefri Inge)


Mahasiswa News | Dua mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwijaya Indralaya, Taufik dan Kikjet, tewas tenggelam di danau tadah hujan di belakang kampus Unsri Indralaya, Minggu (27/3/2017) sekitar pukul 16.00 WIB petang.

Keduanya tenggelam saat mengikuti kegiatan pendidikan dasar (diksar) organisasi yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa FKIP Unsri.

Jenazah mereka saat ini masih berada di ruang Unit Gawat Darurat Puskesmas Timbangan Indralaya setelah diangkat dari dasar danau.

Informasi yang didapat, tewasnya kedua mahasiswa yang baru duduk di semeter dua itu saat mereka tengah mengikuti diksar organisasi, yang salah satunya adalah berlatih penyeberangan basah berupa melintasi danau.

Diduga, kedua korban tidak bisa berenang saat melintasi danau tersebut sehingga mereka tenggelam dan tewas.

Masyarakat dan polisi yang mendapat infromasi langsung datang dan memberikan bantuan pencarian korban. Dalam waktu tidak terlalu lama, jasad kedua korban dapat ditemukan dan langsung dilarikan ke puskesmas Timbangan, Indralaya.

Suherman, petugas puskesmas timbangan yang konfirmasi penyebab kematian dua mahasiwa itu mengatakan, dari hasil visum, kedua mahasiwa itu murni tewas karena kehabisan napas akibat tenggelam.
“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban,” katanya.

Sementara itu, Dekan FKIP Unsri Sofendi yang menengok korban di puskesmas tidak mau berkomentar banyak. Ia hanya menyerahkan peristiwa itu kepada pihak kepolisian untuk mengusutnya.

“Kita belum bisa merilis, ini musibah, kita serahkan sepenuhnya ke pihak polisi karena kita baru dapat info. Mohon dimengerti kita menjaga perasaan keluarga korban yang mendapat musibah,” katanya.
Baca juga: Lebih dari 2 Mahasiswa UII Dipecat karena Kasus Diksar Mapala

Sementara itu, dari pantauan, puluhan mahasiswa Unsri yang merupakan rekan koban terlihat memenuhi Puskesmas Timbangan. Sejumlah aparat polisi berpakaian preman dan pejabat Fakultas FKIP Unsri juga berada di lokasi.


Sumber: Kompas
loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==