BEM SI Wilayah Jabodetabek Kawal Sidang Reklamasi Teluk Jakarta

BEM Sejabodetabek dan Banten menggelar aksi di depan PTUN Jakarta Utara, Kamis, (16/03/2017).


Mahasiswa News | BEM Seluruh Indonesia (BEM SI) Wilayah Jabodetabek dan Banten menggelar aksi di depan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta, Pulogebang, Jakarta Timur. Aksi ini digelar untuk mengawal pelaksanaan Sidang Putusan Akhir Perizinan Reklamasi Pulai F, I dan K, Jakarta.

Massa yang terdiri dari UNJ, PNJ, STEI SEBI, IPB, Politeknik STMI, YARSI Jakarta, STTNF, dan AKA Bogor ini sepakat untuk menolak reklamasi di teluk Jakarta. Dalam aksi ini mereka bergabung bersama kelompok masyarakat diantaranya Komunitas Nelayan Tradisional (KNT) dan Gerakan Pribumi Indonesia (Geprindo) bersatu dalam satu barisan, sepakat untuk menuntut keadilan dengan menolak reklamasi Teluk Jakarta.

Miqdad Ramadhan, Ketua BEM UNJ 2017 mengatakan, Rakyat pesisir bersama mahasiswa sejak lama menyepakati bahwa reklamasi teluk Jakarta sama sekali tidak membawa keadilan untuk rakyat Indonesia. Pembuatan pulau-pulau di sepanjang pesisir diyakini hanya menguntungkan pihak pengembang dan asing.

Selain itu, proyek reklamasi ini menyebabkan sering terjadinya kebanjiran di daerah pesisir karena aliran sungai yang seharusnya bermuara ke laut terhambat oleh pulau-pulau buatan. Serta nelayan mengeluh susah melaut, ikan yang sebelumnya bisa didapatkan di pinggir pesisir kini sudah jarang.

“Reklamasi yang terjadi di Jakarta saat ini, sebenarnya bukanlah reklamasi. Reklamasi adalah membuat daratan kembali, yang semulanya memang daratan. Tapi yang dilakukan saat ini adalah pembuatan pulau,” tutur Migdad dalam orasinya.

Migdad bersama teman-teman meyakini proyek reklamasi sangat melanggar sistem ekologi di sekitar Teluk Jakarta. Rakyat bersama mahasiswa berharap, dengan adanya aksi tolak reklamasi kali ini, keadilan untuk rakyat kembali ditegakkan oleh Hakim Sidang. (kk)
loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==