Unggah Video Razia, Aktivis KAMMI Langsung Dipanggil Polisi

Capture video Husain.


Mahasiswa News | Sehari setelah mengunggah video siaran langsung kegiatan razia polisi lalu lintas di Madiun, Husain Fata Mizani, seorang aktivis KAMMI langsung dipanggil aparat Kepolisian. Ia dipanggil untuk dimintai keterangan soal video yang diunggah pada hari Senin, (30/01/2017) dan ditonton 1,6 Juta netizen tersebut.

Baca: Aktivis KAMMI Bikin Polisi Salah Tingkah Saat Razia

“Saat sekitar pukul 10.00 WIB, saya ditelepon oleh salah seorang anggota Intel Polresta Madiun. Beliau meminta untuk ketemua dengan Kanit lantas. Saya Jawab Insya Allah bisa mas,” kata Husain seperti yang ia ceritakan di laman facebooknya, Selasa, (31/01/2017).

Ketika itu Husain langsung menghentikan pekerjaanya dan melakukan persiapan ke kota Madiun. Ia tiba di Kota pukul 12.30 WIB, selanjutnya mendatangi Polresta Madiun dan bertemu dengan Kasat Intel bersama anak buahnya, Kanit Lantas serta Kanit Laka.

“Acaranya rupanya klarifikasi, Pak Kasat saat itu mengatakan, Mas, kita berkawan sudah lama (memang saya aktivis KAMMI) mbok kita koordinasi kalau ada yang seperti ini, jangan langsung di upload. Sebenanrya saya sudah konsultasi dengan beberapa teman yang paham hukum dan hasilnya gak apa-apa,” kata pria lulusan Universitas Diponegoro, Semarang ini.

Dalam kesempatan itu kata Husain, Kasat juga meminta dirinya untuk tidak mengulangi lagi perbutannya tersebut. Karena menurut Kasat, Kapolresta Madiun telah membuka diri dengan segala kritik dan saran.

Kemudian keinginan Kasat tersebut dijawab oleh Husain. Ia mengatakan, melakukan hal itu karena ia sudah sering menemui kondisi seperti razia kemarin. Hasilnya sama saja dan selalu seperti itu, tidak ada perubahan.

“Teman-teman yang lain mungkin merasakan seperti yang saya rasakan. Banyak teman mendukung saya, terbukti liker videonya sudah sangat banyak, yang melihat sudah hampir mencapai 1 Juta orang. Artinya banyak yang setuju dengan saya, tapi pada tidak berani, jadi saya mewakili mereka untuk menyampaikan. Demi Allah saya bukan haters Polisi,” ungkap Husain yang kini bekerja sebagai wirausahawan.

Husain bercerita, dalam kesempatan tersebut juga, Kanit Intel meminta kepada dirinya untuk menghapus postingan tersebut. Namun, ia katakan, akan dikomunikasikan ke teman-teman dan sampai hari ini belum di hapus.

Hari ini dilain kesempatan Husain di laman facebooknya mengaku telah ditelepon oleh Intel. Ia telah ditargetkan menjadi Target Operasi.

“Semoga kami sekeluarga selamat bersama Allah,” kata Husain, Kamis, (02/02/2017). (kk)


loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==