Tuntut Berhentikan BTP, Massa Aksi Diringkus Ke Polda

Tuntut Berhentikan BTP, Massa Aksi Diringkus Ke Polda


Mahasiswa News | Ratusan mahasiswa dari Aliansi BEM se-Jabotabek berdemonstrasi di depan Istana Negara dengan agenda menuntut ketegasan Presiden Jokowi dalam melaksanakan UU Pemda terkait Pengangkatan kembali Basuki Tjahaja Purnama sebagai Gubernur DKI Jakarta, Selasa (14/2/2017).

Baca: BEM se-Jabodetabek Geruduk Istana Tuntut Berhentikan BTP

Aksi berakhir ricuh setelah Polisi melakukan pembubaran paksa. Polisi datang menghampiri demonstran dan menyuruh massa aksi di mundurkan ke patung kuda. Mahasiswa pun menolak, karena aksi belum dimulai dan tidak ada yang dilanggar pada aksi tersebut. 

Fikri Azmi salah satu peserta aksi menuturkan dirinya sempat mendapat tindakan pemukulan dari Polisi. Hingga saat ini, sebanyak 3 orang koordinator aksi diamankan ke Polda Metro Jaya.

"Polisi menangkap para presiden mahasiswa dan dimasukan ke dalam mobil. Semua massa aksi pun turut diringkus dan di bawa menggunakan kendaraan minibus polisi, sedangkan para presiden mahasiswa dibawa menggunakan mobil khusus", tutur Fikri.

Kondisi terakhir massa yang diringkus dibawa ke Polda Metro Jaya, Presma-presma kampus pun di amankan di dalam Polda. 

Sebelumnya, Ihsan Munawar selaku koordinator BEM Sejabotabek menyatakan Mahasiswa menuntut penegakkan hukum yang tidak pandang bulu.

"Diangkatnya BTP kembali sebagai Gubernur DKI dengan status sebagai terdakwa merupakan tindakan melanggar UU, Presiden harus tegas dalam hal ini", ujar Ihsan.(rit)
loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==