BEM se-Jabodetabek Geruduk Istana Tuntut Berhentikan BTP

BEM se-Jabodetabek Geruduk Istana Tuntut Berhentikan BTP


Mahasiswa News | Ratusan mahasiswa dari Aliansi BEM se-Jabodetabek berdemonstrasi di depan Istana Negara, Selasa (14/2/2017).

Baca: Tuntut Berhentikan BTP, Massa Aksi Diringkus Ke Polda

Aksi tersebut digelar dalam rangka menyikapi kebijakan Menteri Dalam Negeri, Tjahyo Kumolo atas pengaktifan kembali Basuki Tjahaja Purnama (BTP) sebagai Gubernur DKI Jakarta. 

Ihsan Munawar Koordinator Wilayah BEM SI Jabodetabek-Banten mengatakan kebijakan tersebut adalah sebuah tindakan inkonstitusional atas hukum yang berlaku saat ini.

Menurutnya, berdasarkan UU No. 23 Pasal 83 ayat (1-3) tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, menjelaskan bahwa seorang Gubernur harus diberhentikan sementara tanpa usulan DPRD karena didakwa melakukan tindak pidana kejahatan yang diancam dengan pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun, tindak pidana korupsi, tindak pidana terorisme, makar, tindak pidana terhadap keamanan negara, dan atau perbuatan lain yang dapat memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

Dalam aksinya, mereka membawa tiga tuntutan yang diantanya:

1. Menuntut Presiden Jokowi untuk memberhentikan sementara BTP sebagai Gubernur DKI Jakarta.
2. Menuntut Presiden Jokowi untuk menjunjung tinggi hukum dengan seadil-adilnya dan menegakkan hukum tanpa pengecualian.
3. Menolak dengan tegas adanya intervensi politik terhadap hukum

"Indonesia adalah negara hukum, dan setiap warga negara berhak tunduk pada hukum tanpa terkecuali", tegas Ihsan. (rit)
loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==