Pengurus Mapala UII Akhirnya Berani Menampakkan Diri

Poster diklatsar Mapala Unisi. Sumber FB : Mapala Unisi


Mahasiswa News | Pengurus Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Islam Indonesia (Mapala Unisi) akhirnya berani menampakkan diri dihadapan media. Mereka muncul seminggu setelah meninggalnya tiga mahasiswa UII dalam Pendidikan Dasar Mapala Unisi di Gunung Lawu dari tanggal 13 hingga 20 Januari 2017.

Diwakili oleh Imam Nurrizki, Ketua Mapala Unisi dan Wildan Nuzula Ketua Panitia TGC ke 37 Mapala Unisi, mereka menyampaikan permohonan maaf kepada kedua orang tua korban, dan seluruh kelurga alamarhum atas musibah dan duka tersebut. Mereka juga mengaku sangat berduka saat ini.

“Permohonan maaf kami sampaikan kepada seluruh keluarga besar UII, segenap civitas akademik, alumni, dan seluruh rekan rekan mahasiswa, karena perbuatan kami yang telah mencoreng nama almamater yang kita banggakan ini,” kata Imam Nurrizki dalam jumpa pers yang disampaikan pada saat jumpa pers yang digelar Mapala Unisi di Kampus UII Dik Ditiro, seperti video yang ditayangkan jogja.tibunnews, Jumat (27/1/2017).

Selanjutnya, kata Imam, mereka akan menyerahkan masalah ini seluruhnya kepada tim yang telah dibentuk. Mereka juga  akan menerima hasil apapun yang didapatkan oleh tim saat ini dengan terbuka dan lapang dada.

“Dan juga bila hasil investigasi dan pencari fakta didapatkan kejanggalan yang mengarah kepada kekerasan fisik, sehingga mengakibatkan adanya korban jiwa, saya selalu ketua Mapala Unisi dan pengurus siap untuk mempertanggungjawabkan itu semua,” ungkap Imam.

Selain itu kata Imam, jika ini memungkinkan untuk dijadikan bukti pidana yang akan ditangani pihak kepolisian, maka mereka akan bersikap kooporatif dan menjunjung tinggi, proses hukum tersebut. Mereka juga akan ikut mengawal proses hukum tersebut.

“Sekali lagi saya ucapakan mohon maaf kepada kedua orang tua, kelurga almarhum dan civitas akademik UII dan anggota Mapala Unisi,” kata Imam.

Kegiata The Great Camping (TGC) Pendidikan Dasar Mapala Unisi berlangsung selama tujuh hari dari tanggal 13 – 20 Januari 2017. Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 37 mahasiswa. Tiga diantaranya meninggal dunia yaitu Alm. Muhammad Fadhli, Alm. Syaits Asyam, dan Alm. Sdr. Iham Nurpadmy Listia Adi. Sementara sebagian mahasiswa  lainnya yang mengikuti Diksar Mapala Unisi ini harus dirawat di rumah sakit dan rawat jalan. (kk)
loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==