KAHMI Nyatakan Diri Sebagai Musuh Komunisme

KAHMI Nyatakan Diri Sebagai Musuh Komunisme | foto: sriwijaya post


Mahasiswa News | KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) Provinsi Sumsel menyatakan diri sebagai musuh ideologi komunisme yang mengancam persatuan dan kesatuan NKRI dan siap berada di garis depan untuk mempertahankan Pancasila sebagai ideologi dasar bangsa.

Ketua KAHMI Provinsi Sumsel, H Joncik Muhammad SSi MM mengajak untuk mewaspadai, keberadaan ideologi komunisme mulai muncul dalam berbagai simbol dan gambar.

Bahkan, ada beberapa bendera bangsa asing yang berpaham komunisme berkibar di wilayah Sumsel.

“Ini harus dicermati, padahal aturan negara sudah jelas bahwa bendera lain tidak boleh berkibar kecuali ada event kenegaraan,” tegas Joncik didampingi pengurus harian Rebo Iskandar, Yandes, Abdul Aziz Kamis, Joemarthine, Doni Meilano, Selasa (24/1/2017).

Joncik yang juga Ketua Fraksi PAN DPRD Sumsel menjelaskan, KAHMI Sumsel menyatakan diri sebagai musuh komunisme. Dan tidak boleh satupun ideologi yang hidup dan berkembang di Indonesia selain Pancasila.

“Nilai kebangsaan dan kebhinekaan ini harus dijaga. KAHMI Sumsel akan terus menjaga dan mempertahankan NKRI dari berbagai serangan ideology asing yang dapat merusak keutuhan bangsa,” kata Joncik yang juga Ketua Komisi 2 DPRD Sumsel.

Salah satu agenda KAHMI Sumsel pasca pelantikan pada Kamis 26 Januari 2016 akan datang, akan menyusun agenda dalam rakerda yakni membangun dan memperkuat ideology Pancasila dari serangan ideology komunisme yang dapat menganggu keutuhan persatuan.

“Insya Allah setelah kami dilantik nanti oleh Ketua Presidium KAHMI Pusat, Prof. Mahfud MD maka salah satu agenda yang penting adalah memperkuat ideologi bangsa,” tegasnya.

Ketua Panitia Pelantikan KAHMI Sumsel, Joemartine SH mengatakan, Ketua Presidium KAHMI Pusat, Prof Mahfud MD dipastikan akan hadir dan melantik pengurus KAHMI, pada 26 Januari 2017 nanti di Hotel Arista Palembang. Dalam susunan kepengurusan harian KAHMI Sumsel yang dilantik, Ketua Joncik Muhammad, Sekretaris Ariyanto Dina, dan Bendahara Yandes.

“Insya Allah beliau akan hadir, dan melantik pengurus KAHMI Sumsel,” jelasnya.

Menurut Joemartine, agenda Mahfudz MD yang paling ditunggu oleh anggota dan pengurus KAHMI yakni arah dan kebijakan KAHMI dalam menyikapi berbagai persoalan bangsa. Selain persoalan penistaan agama yang saat ini masih dikawal oleh HMI dan KAHMI, juga akan membicarakan mengenai arahan politik dan kebijakan ekonomi bangsa.

“Ini yang ditunggu oleh warga KAHMI dan HMI. Karena beliau adalah tokoh bangsa, dan KAHMI merupakan organisasi yang besar,” pungkasnya.



Sumber: Sriwijaya Post
loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==