Bramantyansah, Mahasiswa UMY Tewas Terjatuh di Jurang Saat Mendaki Gunung Sumbing

Lokasi bencana longsor di lereng Gunung Sumbing, tepatnya Dusun Dukuhsari, Desa Pengarengan, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Selasa (29/11/2016). dok. tribunjateng


Mahasiswa News | Seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Bramantyansah (19), tewas terjatuh di Gunung Sumbing, jalur pendakian Butuh, Temanggung, Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Sabtu (21/1/2017).

Pemuda yang tinggal di Mrisi, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut tewas setelah mengalami kecelakaan sekitar pukul 13.00 WIB, saat melakukan pendakian.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Tribun Jogja, korban jatuh ke jurang dengan kedalaman kurang lebih 10 meter Setelah dievakuasi, tim menemukan korban mengalami luka di kepala bagian belakang dan dinyatakan meninggal dunia.

Insiden yang menewaskan Bram berawal saat korban berangkat mendaki bersama empat pendaki lainnya, Sabtu. Korban beserta tim berangkat dari Basecamp Butuh, Temanggung, Kaliangkrik, sekitar pukul 08.00 WIB.

Sekitar pukul 13.00 WIB, korban yang tengah melakukan pendakian jatuh ke jurang berbatu. Pendaki lainya langsung melapor ke Basecamp Butuh untuk selanjutnya diteruskan ke Yogyakarta pada pukul 14.00 WIB.

Saat itu juga, 11 orang dari tim Basecamp Butuh berangkat ke lokasi kejadian untuk evakuasi korban. Sekitar 90 menit kemudian, korban berhasil diangkat dari jurang dengan kondisi korban telah tewas.

Pada pukul 18.00 WIB, korban yang dievakuasi telah sampai di basecamp dan dinyatakan meninggal dunia, kemudian orban dibawa ke Puskesmas Kaliangkrik untuk penanganan lebih lanjut.

Kepala SAR Kabupaten Magelang Heri Prawoto mengatakan untuk mengevakuasi korban, pihaknya melibatkan satu regu tim Basarnas Semarang, SAR Kabupaten Magelang, Damkar, dan lainnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang Edy Susanto menambahkan, korban setelah berhasil dievakuasi dan diperiksa di Puskesmas Kaliangkrik, langsung dibawa menuju Yogyakarta.

Humas UMY, Ratih Herningtyas, menyatakan korban merupakan mahasiswa jurusan Akuntansi angkatan 2016. "Jenazah langsung dibawa ke rumah duka malam ini. Malam ini juga, perwakilann LPKA dan Fakultas Ekonomi sudah di rumah duka, dan akan memberikan hak-hak mahasiswa, seperti santunan dan lainnya," jelasnya.

Ratih menjelaskan bahwa kegiatan pendakian di Sumbing di luar kegiatan dari universitas. "Kegiatan pendakian tersebut adalah kegiatan individu yang bersangkutan. Bukan kegiatan resmi dari universitas," tuturnya.



Sumber: tribunjateng
loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==