BEM SI Jabodetabek-Banten Temukan Banner Pelemahan Gerakan Mahasiswa

Dok. BEM SI


Mahasiswa News | Gerakan mahasiswa merupakan gerakan murni dari hati nurani yang tergerak untuk menyampaikan kegelisahan masyarakat. Gerakan mahasiswa sejatinya adalah gerakan intelektual yang merupakan salah satu fungsi dari kontrol sosial itu sendiri, salah satunya adalah mengontrol kebijakan pemerintahan agar sejalan dengan amanat undang - undang dan untuk kepentingan rakyat Indonesia.

Namun Jumat (13/1/2017), aliansi BEM Seluruh Indonesia (BEM SI) wilayah Jabodetabek-Banten menemukan ada sekitar 4 banner yang disinyalir mencoba melemahkan gerakan mahasiswa.

Salah satu banner ditemukan di Jalur Penyeberangan Orang (JPO) depan Hotel Balairung yang bertuliskan "Mahasiswa adalah kaum intelektual terpelajar, bukan pasukan demo". "Tulisan itu seakan mencoba melemahkan gerakan mahasiswa, padahal sarana belajar ada bukan hanya dikelas dan didepan buku, tapi juga belajar bagaimana berjuang dijalanan!" Ujar Fikri Azmi Koordinator Wilayah BEM Jabodetabek-Banten

"Atas nama gerakan mahasiswa yang menggelora semangat api perubahan, maka banner ini kami copot dan kami bakar dengan semangat gerakan mahasiswa itu sendiri!", tambah Fikri.

BEM SI Jabodetabek-Banten akhirnya mengganti banner tersebut dengan banner bertuliskan "Menolak diam! Mahasiswa bersama rakyat!".

Banner Pelemahan Gerakan Mahasiswa (dok. BEM SI)


"Kami mengecam segala bentuk pelemahan gerakan mahasiswa, karena jika gerakan mahasiswa sudah dilemahkan dan dibungkam maka tinggal tunggu sejarah akan terulang kembali!", tegas Fikri yang juga merupakan mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta.

Fikri mengajak kerjasama rekan-rekan mahasiswa jika ada segala bentuk atribut seperti banner diatas yang mencoba ingin melemahkan gerakan mahasiswa, silahkan menghubunginya di nomor (+6287886546174). (rit)
loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==