UMM dan KEMENLU Sepakat Bangun Pusat Studi ASEAN



Univeristas Muhammadiyah Malang (UMM) akan segera membentuk Pusat Studi ASEAN. Kali ini UMM bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Kerja Sama ASEAN (KSA) Kementrian Luar Negeri (Kemenlu) Republik Indonesia (RI) dalam pembangunan dan pengelolaan Pusat Studi ASEAN nantinya.

Penandatanganan Memorandum of Understading (MoU) antar kedua pihak pun telah ditanda tangani di Kementrian Luar Negeri, Jakarta, oleh Wakil Rektor I UMM Prof Dr Syamsul Arifin M Si dan Dirjen KSA ASEAN Kemenlu RI, I Gusti Agung Wesaka Puja, Kamis lalu. Ruang lingkup kerjasama UMM dan Kemenlu RI nantinya berada di bidang  publikasi dan penerbitan karya akademik, seperti jurnal, majalah, dan buku mengenai hubungan dan kerja sama regional ASEAN.

“Selepas pembentukan pusat studi, beberapa kerjasama di bidang pendidikan, penelitian, pengkajian ilmiah, dan pengabdian masyarakat juga akan dikembangkan,” Ungkap Syamsul sebagaimana rilis yang diterima Infokampus.

Warek I : PSA Akan Beri Pemahaman MEA Kepada Masyarakat UMM
Sesuai kesepakatan, langkah awal dari pembangunan Pusat Studi ASEAN ini adalah diselenggarakannya kulliah tamu di UMM pada 14 Desember 2016 mendatang. Menurut Syamsul, pendirian Pusat Studi ASEAN di UMM merupakan salah satu usaha kampus untuk menyebarluaskan pemahaman tentang pelaksanaan Masyarakat Ekonomi ASEAN yang telah dimulai akhir tahun lalu.

“Harapannya, PSA UMM ini juga dapat berfungsi sebagai menjadi wadah edukasi, sosialisasi, dan advokasi publik, khususnya terkait MEA,” Papar Syamsul.

Untuk pengelola, PSA akan dijalankan di bawah Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMM. “Pada level teknis, FISIP utamanya prodi Hubungan Internasional (HI) yang akan menindak lanjuti program-program berikutnya,” ungkapnya. (uc)
loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==