Sempat Menderita Kanker, Rahma Jadi Lulusan Terbaik Unair

Dok. Unair


Mahasiswa News | Penyakit kanker yang sempat diderita oleh Rahma Nuryanti tak membuatnya patah semangat dalam menjalani kehidupan. Sebaliknya, perempuan kelahiran Surabaya, 14 Maret 1985 itu terus menjalani pengobatan hingga akhirnya dinyatakan sembuh pada 2015.

Sempat menjalani perawatan kemoterapi di Graha Amerta RSUD Dr Soetomo, kini Rahma berhasil menyelesaikan studi S-2 dengan hasil yang memuaskan. Peraih IPK 3,90 itu bahkan didapuk sebagai wisudawan terbaik Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga (Unair).

"Saya bersyukur karena bisa menyelesaikan semester III dengan IPK yang baik pula," tuturnya dilansir dari laman Unair, Kamis (15/12/2016).

Tak hanya dinyatakan sembuh, saat itu Rahma juga dianugerahi keajaiban lainnya, yakni dinyatakan hamil. Meski begitu, pada masa kehamilan dia sempat mengalami hyperemesis. Beruntung, dia tetap bisa menyusun proposal tesis sehingga bisa lulus tepat waktu.

"Jangan pernah membuang waktu dengan percuma. Kemudian utamakan orisinalitas dan keunikan ide dalam membuat karya ilmiah," pesannya.

Perempuan yang hobi membaca itu mengungkapkan, mengambil judul tesis 'Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern: Aspek Formal dan Aspek Informal (Studi Kasus BPS Provinsi Jawa Timur)'. Menurut Rahma, judul tersebut dilandasi kondisi di lapangan yang masih sedikit sektor publik dalam penyelenggaraan sistem pengendalian intern.

"Saya ambil penelitian mengenai sistem pengendalian intern di sektor publik karena masih sedikit, dan itu pun hanya membahas mengenai aspek pengendalian formal. Tetapi belum menyentuh mengenai peranan manusia sebagai individu yang memiliki peranan penting dalam pelaksanaan SPI," pungkas bungsu dari dua bersaudara itu.
loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==