FMI : PMKRI Telah Keluar Dari Rule Perjuangan Mahasiswa



Mahasiswa News | PMKRI (Perhimpunan Mahasiswa Katholik Republik Indonesia) telah keluar dari rule perjuangan Mahasiswa.

Mahasiswa sejatinya harus menjadi Garda terdepan dalam menjaga Keutuhan dan Kerukunan antar umat beragama, dimana Mahasiswa memiliki peran Strategis dalam menjaga situasi yang berkembang di masyarakat.

Baca: Perhimpunan Mahasiswa Katolik Laporkan Habib Rizieq Atas Dugaan Penistaan Agama

Bukan malah ikut menambah permasalahan baru yang akan menimbulkan terjadinya polemik dan konflik antar anak bangsa. Demikian di sampaikan Luthfi Hasbi Hasbullah Ketua Umum Front Mahasiswa Islam Provinsi Banten dalam keteranganya pada redaksi beberapa saat lalu di Tangsel, Selasa (27/12).

Menurutnya, Pelaporan yang dilakukan oleh PMKRI terhadap Imam Besar FPI, Habib Muhammad Rizieq bin Hussein Syihab atas tuduhan penistaan agama itu hanya akan menyebabkan perpecahan dan konflik antar umat beragama.

“Kami mengecam keras tindakan pelaporan yang dilakukan oleh PMKRI terhadap ulama yang sangat kami hormati dan kami jungjung tinggi”, tegas Luthfi.

Maka dengan ini sambung Luthfi, kami ingin menyampaikan pernyataan sikap sebagai berikut.

Pertama, Mengajak semua elemen Mahasiswa, khususnya Mahasiswa Islam yang terdiri dari HMI (Himpunan Mahasiswa Islam), PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia), KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia), PII (Pelajar Islam Indonesia), FMI (Front Mahasiswa Islam) dan seluruh Mahasiswa Islam Indonesia, agar ikut serta dalam menjaga keutuhan NKRI.

Kedua, Ikut mengawal pelaporan yang dilakukan oleh Angelo Wake Kako, Ketua Presidium PMKRI dan ikut mengecam tindakan yang dilakukannya.

Ketiga, Menggalang kekuatan dan menggalang persatuan antar organisasi Mahasiswa Islam se-Indonesia, sebagai bentuk pembelaan terhadap ulama.

Keempat, Mengajak seluruh umat Islam di Indonesia untuk ikut serta dalam membela kehormatan Ulama, Habaib, Ustadz dan seluruh tokoh agama Islam.

Kelima tambah Luthfi, Menghimbau kepada pihak Kepolisian Republik Indonesia untuk tidak menindaklanjuti laporan yang dilakukan oleh PMKRI demi menjaga perpecahan dan menjaga situasi Nasional, bebernya.

Dwi Heriadi, Sekretaris Jenderal FMI Banten menambahkan, kami menghimbau jangan main-main terhadap umat Islam.

“Umat Islam sudah terlalu banyak berjasa terhadap bangsa ini. Kami Mayoritas akan menahan diri, apabila Minoritas tau diri”, tegasnya. (FMI/MN)
loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==