Diprotes Warga, Renovasi Gereja GKJW Wonokusumo Dihentikan

Islam Pena - Sejumlah tokoh masyarakat, alim Ulama beserta warga Desa Wonokusumo, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur melakukan aksi penolakan atas renovasi Kompleks Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) di Jalan Wonokusumo Gang VI, RT 01 RW 01, Kelurahan Wonokusumo, Selasa (4/10/2016).

Selain melanggar perjanjian yang pernah dibuat pada 23 Juli 2009 antara GKJW dengan warga sekitar, renovasi itu juga dinilai menyalahi perizinan terkait renovasi rumah ibadah. Dalam perjanjian tersebut, warga menolak bila adanya renovasi yang dilakukan pihak GKJW berupa perubahan bangunan baik memperkecil atau memperbesar bangunan.

Namun, pihak GKJW mengklaim pihaknya telah mendapat izin dari warga Wonokusomo untuk merenovasi gereja yang lokasinya berdekatan dengan mushola itu.

“Hasil komunikasi dengan warga sekitar tidak ada masalah dengan renovasi kompleks gereja yang dilakukan oleh pihak Gereja,” kata Pdt. Kukuh.





Pernyataan itu dibantah oleh salah satu tokoh masyarakat setempat, KH Baderun, yang menyatakan tidak pernah ada pemberitahuan dari pihak GKJW terkait renovasi. KH Baderun juga mengatakan bahwa tidak ada satu pun warga Wonokusumo yang menjadi jamaat di GKWJ.

“Semua orang luar lingkungan tersebut, kami selaku warga wonokusumo tidak pernah ada pemberitahuan atau perizinan akan proses renovasi yang dilakukan oleh pihak GKJW,” ungkap KH. Baderun.

Pihak Kelurahan Wonokusumo akhirnya menggelar mediasi di Pendopo Kelurahan Wonokusumo untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Pertemuan yang dihadiri pihak Polsek dan Koramil itu menghasilkan beberapa poin keputusan yang diantaranya, renovasi dibatalkan karena tidak memenuhi ketentuan Peraturan Bupati Mojokerto Nomor 44 Tahun 2011 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) khususnya Pasal 19 ayat 1 huruf a.

“Pihak GKJW untuk tidak melanjutkan proses dari renovasi karena adanya keberatan oleh warga Wonokusumo, hingga keluar surat izin dari pemerintah,” tegas Kepala Kelurahan Wonokusumo, Sunaryo.

Selanjutnya, penyelesaian polemik renovasi gereja GKJW sepenuhnya diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Mojokerto.(AMA)
loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==