Meski Alami Banyak Kendala, Mobil Sapu Angin ITS Toreh Prestasi di Jepang

Mahasiswa News | Mobil Tim Sapu Angin Speed Generasi Keempat (SAS 4) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menorehkan prestasi. Melalui ajang Student Formula Japan (SFJ), mobil formula ITS ini berhasil menyabet penghargaan Fuel Economic Award.

Hasil tersebut ternyata tidak diperoleh dengan mudah. Pasalnya, tim sempat mengalami berbagai kendala sebelum kompetisi dimulai.

"Kendala sempat membuat anggota tim merasa frustrasi. Ibarat film Hollywood, yang klimaksnya itu dahsyat sekali, tapi akhirnya happy ending," sebut salah satu anggota tim, Lutfi Agus Salim, sebagimana dikutip dari laman resmi ITS, Selasa (13/9/2016).

Kendala yang dialami, lanjut Lutfi, adalah pengiriman mesin yang mengalami masalah tepat sehari sebelum kompetisi. Belum lagi masalah ruang bakar kepala silinder yang kemasukan air sehingga tim harus overhaul (melakukan pemeriksaan yang sangat menyeluruh) sebanyak dua engine dalam waktu semalam.

Tim Sapu Angin ITS dan mobil rancangannya. (Foto: Dok. ITS)


"Tak hanya itu, ketika proses pemeriksaan, minyak kopling mesin bocor. Kami tidak membawa cadangannya, sehingga harus berkeliling mencari pinjaman ke tim lain," kenangnya.

Kendala yang dialami Tim Sapu Angin masih berlanjut ketika pada akselerasi kabel shifter engine yang berfungsi untuk mengontrol kopling mobil lepas. Beruntung, hal tersebut terjadi setelah race acceleration II.

"Sialnya lagi, pada tahap endurance, shifter mengalami permasalahan. Sehingga pada tahap endurance, kami hanya mampu balapan dengan gear dua," ucapnya.

Meski mengalami banyak kendala, tim tak patah semangat dan tetap kompak dalam menyelesaikan masalah. Perjuangan TIm Sapu Aingin tersebut pun berbuah manis karena selain meraih penghargaan, dalam pemeringkatan ITS juga mengalami peningkatan.

"Tahun lalu ITS hanya berada pada ranking 49. Alhamdulillah tahun ini dapat ranking 27, dapat penghargaan Fuel Economy Award pula," tandasnya.[]
loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==