Mahasiswa Unmul Gelar Aksi dan Audiensi di Kantor DPRD Kota Samarinda

Mahasiswa News | Aliansi Garuda Mulawarman yang tergabung dari beberapa Bem Fakultas Se-Universitas Mulawarman hari Jumat, (9/9/2016) pukul 09.00 Wita melakukan aksi di depan kantor DPRD Kota Samarinda khususnya Komisi IV membahas tentang “Pendidikan bagi Anak Jalanan”. 

Aksi tersebut pun dihadiri sebanyak kurang lebih 50 mahasiswa Universitas Mulawarman. Aksi pun diwarnai dengan turunnya hujan yang cukup membuat almamater massa aksi menjadi basah kuyup, namun tidak sedikit pun menurunkan semangat juang dari pergerakan Aliansi Garuda Mulawarman.

Kendati pun proses negosiasi terhadap staff maupun sekretaris Komisi IV tak terhindarkan karena massa aksi berusaha untuk bertemu dengan anggota DPRD Komisi IV dan meminta seketaris komisi IV agar bisa menghubungi anggota legislatif terkait untuk melakukan audiensi serta ingin melakukan orasi di depan pintu masuk kantor DPRD yang saat itu juga sedang mengadakan acara pembagian hadiah pasca diadakannya jalan sehat di DPRD Kota Samarinda.

Karena acara didepan pintu kantor DPRD Kota tak kunjung berakhir, Aliansi Garuda Mulawarman memutuskan untuk menunggu hingga anggota DPRD Komisi IV bisa hadir untuk mendengarkan aspirasi dari mahasiswa sembari berorasi dipinggir jalan dekat kantor DPRD Kota Samarinda.

Mahasiswa Unmul Gelar Aksi dan Audiensi di Kantor DPRD Kota Samarinda


Namun usaha aksi massa untuk meminta agar dipertemukan sesegera mungkin dengan anggota DPRD Komisi IV pun tak terealisasi, pasalnya anggota DPRD Komisi IV ada agenda tersendiri diluar dan bisa menemui massa aksi sekitar pukul 14.00 wita.

Keputusan dari pihak anggota DPRD Komisi IV dianggap sangat mengecewakan karena sebelumnya sudah membuka pintu dengan luas untuk bisa menerima audiensi dari mahasiswa. Akibatnya massa aksi merasa kesal karena merasa kurang di perhatikan akhirnya salah satu peserta aksi mempublikasikan video tentang kejadian pada aksi tadi pagi ke sosial media Bubuhan Samarinda (Busam) yang mana terlihat jelas bahwa mahasiswa sedang berjuang justru di depan kantor DPRD sedang asik dengan buaian lagu yang nyaring terdengar menghiasi acara pembagian hadiah jalan santai.

Hal ini sontak mengakibatkan tanggapan miring dari masyarakat Samarinda yang menyaksikan video tersebut. Namun pasca audiensi sekitar pukul 14.00 wita di ruang rapat komisi IV aliansi garuda mulawarman sudah mengklarifikasi publikasi tersebut dan meminta maaf kepada anggota DPRD Komisi IV yang merasa sangat dirugikan dalam hal ini.

Audiensi pun berlangsung dengan lancar dengan berbagai wacana maupun rencana bahkan solusi yang di tawarkan oleh aliansi garuda terhadap permasalahan pendidikan kepada anak jalanan terhadap Komisi IV yang membidangi pendidikan.
      
Hal ini pun disambut baik oleh komisi IV mengenai maksud dari kedatangan Aliansi Garuda Mulawarman untuk beraudiensi kepada pihak komisi IV DPRD Kota Samarinda terkait permasalahan pendidikan pada anak jalanan di kota samarinda.

Adapun tuntutan yang disampaikan aliansi garuda mulawarman sebagai berikut :

1. Pemerintah, dinas sosial, maupun dinas pendidikan harus pengupayakan penanganan khusus maupun pendidikan bagi anak jalanan.

2. Pemberian sanksi terhadap media cetak yang mempekerjakan anjal untuk menjual Koran.

3. Anak jalanan yang berasal dari luar Samarinda harus dipulangkan kembali ke asalnya.

4. Penertiban anjal harus senada dengan upaya penanganannya, khususnya preman anjal harus dibasmi untuk memutus rantai pengeksploitasian anjal.

5. DPRD Komisi 4, Dinas Sosial, dan Dinas Pendidikan harus melakukan pertemuan khusus untuk membahas permasalahan anjal kemudian mengupayakan solusi dari permasalahan ini.

Setelah menyampaikan beberapa tuntutan diatas, anggota DPRD Komisi IV pun langsung memberikan tanggapan terhadap apa yang sudah disampaikan oleh perwakilan dari Aliansi Garuda Mulawarman bahwa sejauh ini Komisi IV sudah melakukan berbagai upaya untuk penanganan anak jalanan di Kota Samarinda walaupun hasilnya memang belum terlihat signifikan karena beberapa hal yang tidak dapat dihindari.

Penyerahan Kajian Tuntutan Aliansi Garuda Mulawarman kepada DPRD Komisi IV


Menanggapi poin-poin tuntutan dari tuntutan tersebut anggota DPRD Komisi IV menyebutkan bahwa :

1. DPRD Komisi IV telah melakukan audiensi setahun yang lalu kepada seluruh media cetak di Kota Samarinda untuk tidak mempekerjakan Anak jalanan untuk menjual Koran sekaligus tidak memberikan baju/rompi kecuali kepada orang dewasa. Hal ini pun akan dilakukan lagi kedepan agar media cetak di Kota Samarinda tetap memperhatikan himbauan dari DPRD Komisi IV guna untuk menyelesaikan permasalahan anak jalanan.

2. Hal yang perlu dilakukan adalah mengubah mindset anak jalanan agar mereka mau memperhatikan masa depannya karena selama ini mindset yang terbangun dari anak jalanan adalah sekedar mencari uang untuk memenuhi kehidupan sehari-hari.

3. Dalam hal ini Dinas social Surabaya juga telah berkomitmen apabila di Kota samarinda ditemukan anak jalanan yang asalnya dari kota Surabaya maka akan langsung dijemput untuk dikembalikan ke kota asalnya sebab sebagian anajk jalanan di kota samarinda juga banyak yang berasal dari kota di luar Kalimantan. DPRD Komisi IV selanjutnya akan melakukan audiensi juga akan hal ini kepada kota lainnya sebagai kota yang biasa mensuplai anak jalanan ke Kota Samarinda.

Dari hasil audiensi tersebut ada beberapa itikad baik yang dirangkum oleh perwakilan Aliansi Garuda Mulawarman untuk selanjutnya bisa di Follow up dan di realisasikan bersama diantaranya sebagai berikut :

1. Anggota DPRD Komisi IV berkomitmen untuk memfasilitasi pertemuan antara Dinas Social, satpol PP, maupun mahasiswa sebagai pihak ketiga dalam hal ini untuk bisa secara bersama-sama menemukan solusi permasalahan anak jalanan di kota Samarinda melalui agenda “Rembuk Jalanan” agar kedepan tidak ada lagi lempar tanggung jawab terkait permasalahan ini.

2. Akan direalisasikannya Rumah Singgah untuk anak jalanan di Jln Bhayangkara bekas pos polisi, dan hal ini pun juga sebelumnya telah di setujui oleh walikota Samarinda, dan kedepan rumah singgah ini akan langsung dikelola oleh mahasiswa Unmul.

3. Himbauan kepada Masyarakat samarinda untuk tidak memberikan uang kepada anak jalanan.

Fadly Idris Koordinator Aliansi Garuda Mulawarman mengatakan "kedepannya akan terus di follow up dan juga akan melanjutkan komunikasi yang intens untuk dua pekan kedepan terhadap anggota DPRD Komisi IV untuk merealisasikan upaya maupun rencana kedepan yang telah di sepakati bersama", ucapnya. []
loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==