Aplikasi ‘Mangan’ Karya Mahasiswa UNS Untuk Pecinta Kuliner

Mahasiswa News | Mengunjungi suatu daerah tak lengkap tanpa menikmati kuliner khas di sana. Hal ini kemudian menginspirasi sejumlah mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) menciptakan aplikasi rekomendasi dan informasi kuliner ‘Mangan’ (Mobile Pangan) di Solo.

Aplikasi buatan Hamzah, Amelia Rahmawati, dan Ely Desyana itu telah mengalami beberapa kali penyempurnaan hingga akhirnya bisa diunduh oleh pengguna smartphone android di Playstore. Mangan kini menjadi wadah bagi pelaku usaha kuliner di Kota Solo dalam bentuk review yang lengkap dan terus diperbaharui.

(Baca: Ciptakan Aplikasi Peta Kuliner, Mahasiswa ITB ini Terbang ke San Diego)

“Dengan adanya aplikasi Mangan, mencari berbagai macam kuliner, khususnya di Kota Solo, menjadi semakin mudah,” tutur Hamzah disitat dari laman UNS, Kamis (1/9/2016).

Fitur-fitur yang disediakan Mangan bagi penggunanya, antara lain review dan rating. Melalui review pengguna akan mendapatkan ulasan tentang masing-masing kuliner, sedangkan fitur rating menyediakan informasi nilai yang didapat makanan tersebut setelah diulas.

Aplikasi ‘Mangan’ Karya Mahasiswa UNS Untuk Pecinta Kuliner


“Ada pula fitur pencarian dan fitur simpan yang digunakan untuk menyimpan kuliner favorit pengguna setelah memencet ikon ‘love’. Untuk memudahkan penggunanya, aplikasi juga dilengkapi dengan informasi harga, lokasi, kontak, beberapa menu makanan, serta navigasi apabila pengguna ingin mengunjungi suatu tempat makan,” jelasnya.

Saat ini, sudah ada 32 kuliner yang telah diulas di dalam Mangan, dan akan terus dikembangkan. Adapun bagi para pelaku kuliner yang ingin mendaftarkan produk kuliner mereka, dapat melalui www.mobilepangan.com.

“Kami ingin memperkenalkan Mangan kepada mahasiswa baru. Banyak mahasiswa UNS yang minta agar kuliner sekitar kampus diulas lebih dulu,” sebut mahasiswa teknik informatika tersebut.

Hamzah menambahkan, timnya ke depan berencana menambah fitur, serta melakukan kerjasama dengan pihak-pihak lain yang mendukung pengembangan kuliner Kota Solo.

“Kalau untuk rekomendasi menu, kami akan bekerja sama dengan akun-akun foodies di Instagram dan media sosial lain, sedangkan untuk promosi dan layanan delivery kami berencana mengontak media-media kuliner terkait dulu,” pungkasnya.(rit)
loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==