Thailand Diguncang Ledakan Bom Beruntun

Islampena - Polisi Thailand mengatakan mereka telah menahan dua orang untuk ditanyai sehubungan dengan serangkaian ledakan yang menewaskan empat orang dan melukai puluhan orang lainnya di resor pantai populer dan kota-kota wisata di seluruh negeri, Aljazeera melaporkan Sabtu (13/08/2016).

Bom kembar meledak di resor kelas atas Hua Hin Kamis, menewaskan seorang wanita dan melukai lebih dari 20 lainnya. Bom tersebut diikuti oleh dua bom lagi pada Jumat pagi (12/08/2016) yang menewaskan sejumlah orang lainnya.


Thailand Diguncang Ledakan Bom Beruntun

Selanjutnya dua ledakan terjadi pada Jumat di kota wisata populer Phuket, sedangkan dua bom lagi dilaporkan di provinsi selatan Trang dan Surat Thani, masing-masing menewaskan satu orang.

Polisi menahan dua orang untuk ditanyai pada hari Jumat selama serangan di Hua Hin, Inspektur Polisi Sarawut Tankul, polisi wisata, mengatakan kepada kantor berita Reuters.

“Orang-orang itu ditahan karena rekaman CCTV menunjukkan mereka berada di lokasi sebelum, selama dan setelah pemboman,” katanya, menolak memberikan rincian lebih lanjut.

Kepala Polisi Chakthip Chaijinda mengatakan kepada wartawan di Bangkok pada hari Jumat bahwa pihak berwenang telah menerima informasi intelijen bahwa serangan sudah dekat, namun polisi tidak memiliki informasi mengenai lokasi atau waktu yang tepat.

“Kami hanya tidak tahu di hari apakah sesuatu akan terjadi,” katanya.

Perangkat peledak yang digunakan serupa dengan yang digunakan oleh separatis di Thailand selatan, tapi itu tidak menunjukkan bahwa mereka adalah pelaku, kata Chakthip.

Polisi juga mengesampingkan link ke terorisme internasional, seperti yang dikatakan Kementerian Luar Negeri Thailand dalam sebuah pernyataan: “Peristiwa itu tidak terkait dengan terorisme tetapi merupakan tindakan mengaduk gangguan public.”

Berbicara kepada Al Jazeera dari Bangkok, wartawan Pailin Wedel mengutip juru bicara polisi mengatakan saat ini belum ada bukti hubungan antara ledakan-ledakan yang berbeda tersebut. (Qie/Aljazeera/Islampena)

loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==