Mahasiswa Unsri Demo Evaluasi 2 Tahun Jokowi

Mahasiswa News | Sebanyak ratusan mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri) yang tergabung dalam Garda Sriwijaya melakukan aksi demo di Kampus Unsri Inderalaya, Kamis (18/8/2016) dengan melakukan long march dari terminal Unsri menuju pintu gerbang Unsri. Mereka mengkritisi evaluasi 2 tahun pemerintah Jokowi-JK yang dianggap gagal.

Khairunnas Presiden BEM Unsri mengatakan bahwa merdeka bukan sekedar perayaan, karena yang terpenting adalah terwujudnya cita-cita kemerdekaan yang telah diproklamasikan. Dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo kepentingan bangsa menjadi kontroversi, kepentingan rakyat kalah oleh kepentingan partai politik penguasa.

Khairunnas menambahkan ditengah kompleksnya persoalan bangsa, justru pemerintah tercinta sibuk gonta-ganti kabinet sebagai realisasi program "bagi kursi" dengan partai koalisi. Kebakaran hutan dan lahan tak kunjung usai, polemik kesehatan dan pendidikan semakin memuncak, ketahanan pangan yang mengkhawatirkan, hingga kontroversi kursi menteri.

Mahasiswa Unsri Demo Evaluasi 2 Tahun Jokowi


Beberapa waktu terakhir masyarakat Indonesia dihebohkan dengan polemik pengangkatan dan penurunan Menteri ESDM, Archandra Tahar. Sebelumnya media kerap memberitakan isu kewarganegaraan ganda yang dimiliki oleh mantan menteri dengan masa jabatan terpendek ini. Akhirnya Jokowi mengangkat Luhut Binsar Panjaitan sebagai Plt. Menteri ESDM.

"Menyadari pentingnya pembenahan pembenahan di sektor energi dan sumber daya mineral, kami menolak Luhut Binsar Panjaitan sebagai pelaksana tugas Menteri ESDM. karena melanggar UU No. 39 tahun 2008 dan memungkinkan terjadinya penyalahgunaan wewenang,  menuntut pemerintah harus serius dalam kasus pencegahan Karhutla, mendesak pemerintah untuk membatalkan semua kebijakan yang dikeluarkan kementerian ESDM pada masa Archandra Tahar karena kontroversi legalitas sebagai menteri," tegas Khairunnas (Qie)

loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==