Mahasiswa Unila Pengedar Ganja Dijerat Pasal Berlapis Dan Ancaman Pidana Seumur Hidup

Mahasiswa News | Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menggelar ekspose hari Senin, 22/8/2016. Ekspose perihal tujuh tersangka yang ditangkap di Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Universitas Lampung, Jumat lalu, 19/8/2016.

Direktur Resnarkoba Polda Lampung Komisaris Besar (Kombes) Augustinus Berlianto Pangaribuan mengatakan, ketujuh tersangka dijerat dengan pasal berlapis Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang peredaran narkotika.

(Baca juga: Ngeri! 6 Mahasiswa Unila Dibekuk Saat Nge-Ganja di Graha Kemahasiswaan)

“Mereka dijerat pasal 114 ayat (2), 111 ayat (2), dan 132 ayat (1), dengan ancaman pidana 20 tahun hingga seumur hidup, atau denda sebesar Rp13 Miliar. Ini barang bukti berupa 1,5 kilogram ganja kering yang siap diedarkan. Lalu ada timbangan, gergaji besi, dan golok,” kata Augustinus sebagimana dilansir duajurai.

Keenam orang tersangka diketahui mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unila. Sedang seorang lainnya adalah juru parkir di kampus tersebut, yang turut membantu para tersangka.


DIREKTUR Resnarkoba Polda Lampung Kombes Augustinus Berlianto Pangaribuan saat menjelaskan barang bukti. | duajurai

Saat ini, tim Resnarkoba Polda Lampung tengah memburu seorang pelaku lainnya berinisial H, yang diketahui sebagai pemasok barang haram tersebut. “Para pelaku ini termasuk pengedar, rencananya akan diedarkan secara umum. Satu orang lainnya masih dalam perburuan, inisialnya H,” ujarnya.

Sebanyak tujuh pemuda ditangkap anggota kepolisian di lantai 2 Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Unila. Saat ditangkap, mereka diduga tengah melakukan transaksi atau memakai ganja.

Para pelaku digerebek polisi sekitar pukul 15 WIB di depan toilet lantai 2 Gedung PKM Unila. Seorang saksi mata, Kurnia (22) menuturkan, saat penggerebekan, polisi mendapati ganja kering seberat sekitar 1,5 kilogram, timbangan, golok, dan gergaji.(*)
loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==