Inil Dia Penulis Cerita Lucu Mukidi, Dan Ternyata Seorang Kakek

Mahasiswa News | Cerita lucu Mukidi jadi viral di sosial media. Kisah Mukidi menyebar serta-merta & berantai melalui jaringan Facebook, broadcast Whatsapp sampai Blackberry Messenger (BBM). Bisa jadi Kamu pun jadi “korban”. Dari mana awal mula Kisah Mukidi itu?

Ternyata, nama yang jadi viral itu diambil dari salah satu adegan dalam film Warkop DKI (Dono, Kasino, Indro). Pencipta cerita lucu Mukidi adalah Soetantyo Moechlas (62 thn), seorang pensiunan product manager perusahaan farmasi Boehringer Ingelheim.

(Baca juga: Siapa Mukidi? Humor-Humornya Mukidi Bikin Geger)

“Iseng saja pakai nama itu. Saya inget kata-kata yang diucapkan Dono (Warkop), Mukidi,” kata Soetantyo sebagaimana dirilis Jawa Pos (26/8). Cerita lucu Mukidi, Markonah, Wakijan dan teman-temannya itu ia tulis di suatu blog beralamat ceritamukidi.wordpress.com.

Penciptaan karakter Mukidi sebenarnya sudah cukup lama, kurang lebih 90-an. Ketika itu Pak Yoyo, sapaan Soetantyo, sering mengirim cerita lucu ke acara Ida Krisna Show di radio di Jakarta. Ketika mengirim banyolan di Prambors, Pak Yoyo sudah memakai nama Mukidi untuk karakter banyolannya. Mukidi dikisahkan berasal dari Cilacap.


Mukidi


Laki-laki kelahiran 7 Pebruari 1954 ini membuat cerita lucu Mukidi yang menceritakan keluarga bersar Mukidi & sahabat-sabahatnya. Tokoh Mukidi adalah laki-laki Cilacap yang gampang akrab dengan siapa saja. Istrinya bernama Markonah, mereka memiliki anak bernama Mukirin & Mukiran. Rekan Mukidi yakni Wakijan.

“Saya sengaja mengambil nama-nama Banyumasan, kebetulan saya berasal dari Purwokerto. Makanya ada nama Marto Kapiran, Karto Mlogo & lain-lain. Mukidi ini sebenarnya nama yang pernah ngehits di tahun 1980-an karena pernah digunakan di salah satu film Warkop,” tutur laki laki yang saat ini tinggal di Jatibening, Bekasi.

Pak Yoyo yang memiliki alamat Facebook Soetantyo Moechlas mengisahkan kegemaran menulis cerita lucu Mukidi diawali tahun 2000-an, ketika ia masih jadi trainer di perusahaan farmasi. Setiap pagi, ketika program radio Idakrisna Show pada Radio di Jakarta, beliau kerap mengirimkan cerita-cerita lucu.

Sumber dari cerita lucu Mukidi itu ada yang murni hasil kreasinya, ada pula yang terinspirasi dari luar. “Cerita lucunya itu memang ada yang asal ngarang, namun ada juga yang berasal dari luar,” terang laki-laki berputra satu ini.

Tidak cuma itu beliau pun kerap menyelipkan cerita-cerita lucu ketika ia mengisi pelatihan. “Saya kan trainer jadi sering banget untuk mencairkan suasana saya menyelipkan cerita lucu Mukidi. Di perusahaan tempat saya bekerja itu juga kan ada buletin, cerita-cerita lucu Mukidi juga sering diterbitkan di buletin kantor saya.”


Foto Mukidi


Rutinitas menyebarkan cerita lucu Mukidi berlanjut di era media sosial. Postingan Mukidi kali perdana diupload di blognya pada Agustus 2012. Setiap pagi, Facebook Pak Yoyo juga memposting Cerita lucu Mukidi. Sampai akhirnya cerita lucu Mukidi tersebar viral lewat broadcast Whatsapp & BBM.

“Dari situ kemudian kisah Mukidi tersebar. Saya sendiri tak menyangka kok bisa jadi viral begini. Kebetulan saya kan bersahabat dengan Wakil Gubernur jabar Dedy Mizwar, kalau pagi cerita lucu Mukidi belum nongol, biasanya saya langsung dihubungi ‘Mana nih Mukidinya’ hehehe,” paparnya.

Sudah ratusan kisah Mukidi yang wira-wira di media sosial, ke depan Pak Yoyo berjanji terus menghadirkan kisah-kisah lucu petualangan Mukidi. ‘’Kalau dulu pas awal-awal Mukidi itu ceritanya agak vulgar, sekarang ini sudah dikurangi.”

Laki Laki yang sudah menulis buku berujudul 30 Tahun Jadi Tukang Obat dan Laskar Pelawak ini mengaku umur bukanlah halangan untuk tetap berkarya.
loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==