Hal-hal yang Harus Diperhatikan di Tengah-tengah Pertunangan

Islampena - Pertama, mengetahui bahwa baik laki-laki yang meminang maupun perempuan yang dipinang sama-sama potensial untuk melahirkan. Agar jika terdapat cacat yang berasal dari keduanya atau salah satunya, ke­duanya bisa berpikir lalu mengambil keputusan, apakah tetap menerima keadaan tersebut sejak awal pernikah­an atau tidak. Jika keduanya sama-sama menerima, maka kebaikan dan keberkatan pada keduanya. Jika pertunangan tersebut harus dibatalkan dan dengannya dia bisa senang, maka tidak ada masalah kerugian di dalamnya. Karena bahaya dari tidak adanya perhatian terhadap masalah ini lebih buruk dan lebih pahit, yang terkadang sampai pada batas merobohkan bangunan rumah tangga setelah sebulan, dua bulan, setahun atau dua tahun.

Kedua, tidak masalah jika sepasang tunangan tersebut mengetahui kemampuan seksual keduanya dari se­orang dokter spesialis yang terpercaya. Apakah sifat-sifat tersebut sempurna atau tidak; Apakah sifat-sifat tersebut akan musnah atau tidak. Adalah hal yang salah jika kita beranggapan bahwa hal tersebut tidak penting untuk dibicarakan. Atau dikatakan bahwa hal tersebut akan mengeluarkan kita dari sifat malu.

Ilustrasi


Ketiga, hendaknya wali dari pihak perempuan menjaga pembicaraan antara dua orang yang bertunangan tersebut, karena pembicaraan seputar cinta dan asmara memiliki pengaruh yang negatif bagi seorang gadis. Hal inilah yang berusaha dilakukan oleh orang Yahudi terhadap para pemuda dan pemudi Islam. Maka kita lihat film-film dan teater tidak lepas dari kata cinta dan asmara. Seakan-akan tidak ada persoalan apapun di dunia ini kecuali masalah cinta. Dari balik itu semua, mereka melemparkan kepada para pemirsa untuk menerima sikap-sikap tersebut dan mempraktekkannya dalam kehidupan nyata. (Qie/IP)
loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==