BEM Unila Serahkan Kajian Evaluasi UKT ke Menristekdikti

Mahasiswa News | Kedatangan Menristekdikti, Mohamad Nasir dalam acara Simposium Nasional Akuntansi (SNA) dan Penyerahan Simbolis Buku Tabungan Mahasiswa Baru Penerima Bidikmisi, Kamis (25/8/2016) disambut BEM U KBM Universitas Lampung (Unila) dengan menyampaikan kajian tentang “Evaluasi Sistem UKT”.

Penyerahan Kajian ini muncul karena adanya keresahan mahasiswa tentang Uang Kuliah yang tinggi di Universitas Lampung.  Isi dari kajian itu sendiri diantaranya:





1. Evaluasi penerapan sistem UKT di seluruh PTN di Indonesia.

2. Memperbaiki sistem penerapan UKT  yang jauh dari  kata tepat sasaran sehingga mendzolimi mahasiswa yang menjadi korbannya.

3. Segera mencari solusi untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang muncul sejak diberlakukannya UKT.

Penyerahan kajian ini diberikan oleh Presiden Mahasiswa Ahmad Nur Hidayat dan disambut baik oleh  Menristek Dikti. “Terima kasih atas kajian dan sumbangsihnya, ini menjadi bahan evaluasi bagi kinerja kemenristekdikti”, ujar Nasir saat menerima draft kajian.

Havez Annamir, selaku Menteri Sosial Politik BEM U KBM Unila yang merumuskan kajian UKT ini menyatakan Teori indah UKT tidak berbandng lurus dengan keadaan di lapangan.

“melalui kajian ini diharapkan Menristekdikti segera mengevaluasi penerapan UKT di seluruh PTN di Indonesia, jangan sampai UKT semakin jauh dari orentasi mencerdaskan kehidupan bangsa yang justru memberatkan mahasiswa untuk bisa kuliah”. tuturnya. (Qie/BEM Unila)
loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==