Wisuda 113 ITS Canangkan Program Berbagi

Mahasiswa News | Setiap momen wisuda, para wisudawan ITS selalu memiliki program tertentu sebagai wujud kontribusi terhadap kampus. Begitu juga di Wisuda 113 kali ini, mereka mencanangkan empat program yang diberi nama 113ersemi (Bersemi). Program tersebut terdiri dari pemberian kado untuk pahlawan kebersihan ITS, sumbangan buku bacaan, pembuatan buku untuk rektor, dan doa bersama wisudawan.

Nama 113ersemi pertama kali dicetuskan pada Sabtu (5/3) lalu. Moh Imam Rahmat F, Koordinator Wisudawan mengatakan, nama tersebut diambil karena wisudawan 113 dianggap unik. "Mereka adalah orang yang tidak biasa karena memiliki jalan sendiri untuk meraih sukses. Kami menggunakan lambang bunga teratai ITS karena kami itu ibarat bunga yang lama kuncup lalu mekar dan bersemi," terangnya. 

Dari keempat program yang dicanangkan, pemberian kado untuk petugas kebersihan adalah satu-satunya yang dirancang seperti reality show. "Teknis pemberian sembako nantinya akan diberikan secara langsung setiap melihat petugas kebersihan ITS yang sedang bekerja. Jadi sifatnya spontanitas," jelas mahasiswa Jurusan Teknik Elektro ini. 


Foto Wisuda 113 ITS | www.its.ac.id


Sementara itu, pembagian buku bacaan dilakukan di wilayah sekitar ITS yaitu Sekolah Dasar (SD) Yapita dan Kejawan. "Sebenarnya alasan kami memberikan buku karena melihat sekolah tersebut tidak memiliki perpustakaan padahal dekat dengan ITS yang notabenenya adalah instansi pendidikan tertinggi," ungkapnya kepada ITS Online.

Selain kegiatan sosial, wisudawan 113 juga membuat acara doa bersama untuk pertama kalinya. Imam ingin acara ini nantinya menjadi budaya yang berkelanjutan. "Tahun ini memang ditekankan pada sisi rohaninya. Sesuai dengan pepatah di setiap usaha pasti ada doa," tukas mahasiswa angkatan 2011 ini. 

Bekerjasama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Jamaah Masjid Manarul Ilmi (JMMI), ketiga program tersebut berjalan dengan lancar. "Mereka membantu kami dengan menyediakan sekretariat sebagai tempat pengumpulan bantuan sukarela dan doa bersama," katanya. 

Pria yang hobi menulis ini mengatakan, seluruh program ini direncanakan selesai dalam satu minggu ke depan. "Kami memang sengaja memilih program yang sifatnya berkelanjutan agar nantinya bisa diteruskan untuk adik-adik kami," tekannya. 

Tiga program telah terlaksana dengan baik, namun tidak untuk satu program lainnya. Program tersebut adalah pembuatan buku untuk rektor yang berisi tentang perjalanan para wisudawan di ITS. Menurut Imam, hal ini terjadi karena waktu yang diberikan sangat singkat, yaitu kurang dari satu bulan. "Semoga wisudawan selanjutnya bisa mewujudkannya," pungkasnya. (ITS/MN)
loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==