UKT Masih Bermasalah, BEM UR Temui Komisi X DPR RI

Mahasiswa News | Pekanbaru, Kamis (10/3/2016) Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Riau (BEM UR) melalui kementerian hukum dan advokasi ikut menghadiri acara kunjungan kerja spesifik dari Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) di aula rektorat lt.4 Universitas Riau. Acara tersebut berlangsung dari pukul 13.00 dan berakhir pukul 14.30 WIB.

Pihak komisi X DPR RI menyampaikan anggaran Badan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) untuk anggaran tahun 2015/2016 yang diajukan oleh Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristekdikti) sebesar 3,6 T. Namun komisi X mendorong anggaran sehingga menjadi 4,5 T. Keseriusan komisi X tersebut dibuktikan dengan dibuatnya panja BOPTN dengan rekomendasi-rekomendasi.


Adapun rekomendasi tersebut seperti pagu BOPTN yang harus selalu meningkat. Kemudian total pagu BOPTN yang sekurang-kurangnya sama dengan pagu anggaran tahun lalu. Variabel penentu anggaran BOPTN sendiri ialah salah satunya jumlah mahasiswa, namun tidak mutlak. Disampaikan juga untuk beasiswa PPA/BPP yang kekurangan anggaran, sehingga ada rencana beasiseab PPA hanya diperuntukan untuk PTS saja.




“Akan kita usulkan APBN untuk solusi beasiswa ini. Sementara untuk Uang Kuliah Tunggal (UKT) akan kita rapatkan lagi dengan Kemeristekdikti. Dan kita harapkan pengelolaan yang baik dari pihak kampus itu sendiri”, jelas Suyan Adil Hendra, wakil ketua komisi X DPR RI.


Presiden mahasiswa Universitas Riau menuturkan bahwa kunjungan kerja ini harus ada efek atau follow up yang serius bukan hanya ceremony belaka. “Kami berharap ayahanda dan ibu sekalian benar-benar memberikan perubahan untuk sistem pendidikan kita ini menjadi lebih baik”, ungkapnya.




“Kita bersama BEM seluruh Indonesia menyoroti permasalahan ini dan tetap menjadi fokus kita bersama. Hari ini kami sampaikan kegelisahan mahasiswa ini dan jangan sampai kegelisahan ini makin bertambah karena tidak adanya itikad ataupun solusi untuk permasalahan ini”, tutup Menteri Hukum dan Advokasi BEM UR, Triandi Bimankalid.

Di akhir acara BEM UR memberikan kajian akademik kepada komisi X yaitu kepada bapak Sutan Adil Hendra selaku wakil ketua komisi X dan perwakilan Kemenristekdikti bapak Khaidir. (BEM UR/MN)
loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==