Kurangnya Infrastuktur Pendidikan

Mahasiswa News | Sekolah adalah sarana untuk mencerdaskan serta membangun  dan mengembangkan potensi pelajar kearah yang lebih baik, begitupun perguruan math'laul anwar malingping, yang sejak lama menjadi basis sekolah rakyat yang gigih memperjuangkan pendidikannya sejak dulu hingga sekarang, perguruan ini selalu memberikan lahan beasiswa untuk mencetak kader yang penuh dengan sifat intelektualitasnya, bagi pelajar yang kurang memadai ekonomi dan kurang beruntung akan nasib yang dialaminya.

Lahan beasiswa itupun bertujuan agar dapat terus mengembangkan bakat dan potensi yang dimilikinya, agar kelak di masa yang akan datang  mampu berguna bagi masyarakat disekitarnya. Perguruan ini tidak memandang akan materi atau apapun itu yang mengandung dengan kekayaan yang dunia miliki, akan tetapi perguruan ini memandang potensi dan kemauan para calon yang ingin mengembangkan potensi dan daya otaknya.

Membantu pelajar yang kurang mampu, yang mempunyai keinginan dan kesungguhan yang tinggi itu sudah jadi tugas pokok perguruan Math'laul Anwar, meskipun kadang kala mereka juga sering kekurangan sumber daya pengajar, namun siap sedia selalu membantu, serta tidak jarang masyarakat setempat meminta bantuan, sungguh luar biasa dedikasinya bukan hanya mencerdaskan generasi bangsa namun juga membantu masyarakat.



Pada era globalisasi ini  dengan dampak dan fenomena yang terjadi  menjadi aktor bagi singkatnya perubahan dalam segala aspek kehidupan masyarakat saat ini, dan jika tidak ada kinerja yang aktual untuk mengantisipasinya bisa dipastikan masalah tersebut akan menjadi serius.

Dalam fenomena ini Pendidikan merupakan investasi penting dalam menghadapi masa depan dunia secara global. Untuk itu pendidikan harus dapat menyiapkan generasi muda saat ini yang  unggul, berdaya pikir cerdas dan mampu tahu dengan fenomena dunia luar saat ini, maka dari itu peeguruan tinggi maupun dasar, itu sebagai kendaraan bagi pengembangan potensi untuk generasi penerus bangsa.

Hal ini telah dilakukan oleh perguruan mathla'ul anwar malingping, sebagai basis pendidikan keagamaan dan sosial  masyarakat, dalam mencerdaskan generasi muda didikannya khususnya pada masyarakat yang menengah kebawah, dan yang menjadi ujung tombak bagi pembentukan karakter islamiyah, yang mampu bersinergi dengan perkembangan zaman.

Namun yang menjadi problematika dan kendala bagi taman pendidikan di indonesia khususnya di malimping, kurangnya bangunan infrastruktur dan sarana bagi peserta taman pendidikan tersebut, seperti:

1.Tidak adanya fasilitas perpustakaan yang memadai, yang mana ini penting  dalam hal penggiatan membaca dan sarana pengetahuan yang banyak bagi siswa-siswinya.

2.Kurangnya fasilitas teknologi seperti komputer, yang tujuannya untuk mengakses informasi terkini tentang dunia luar.

3.Kurangnya infrastruktur bangunan, bagi peserta didik yang mana mengganggu jalannya kekondusifan belajar.

Kendala tersebut lah yang menghambat masyarakat khususnya para pelajar untuk mengenyam wawasan dan pendidikan yang luas. Karena itulah besar hatinya saya harapkan kepada pemerintah agar lebih memperhatikan fasilitas dan infrastuktur bagi daerah yang kurang dengan teknologinya.

Romi Romansyah
Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Prodi Sejarah Kebudayaan Islam
Kader Himpunan Mahasiswa Banten (HMB) Jakarta
Anggota Koalisi Mahasiswa UIN (KMU)
loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==