Konsolnas BEM Se-Indonesia Jembatan Rakyat Dengan Pemerintah

Mahasiswa News | Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menyelenggarakan konsolidasi Nasional (Konsolnas) yang bertemakan  “Bangun Sinergi untuk Negeri”.  Konsolidasi terssebut diselenggarakan di Gedung Dewi Sartika, Aula Maftuchah, Universitas Negeri Jakarta (UNJ), tanggal 4-6 Maret 2016.

Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus inti BEM SI yang terdiri dari koordinator pusat, koordinator forum perempuan, koordinator media, koordinator wilayah, dan koordinator isu. Ada sekitar 21 kampus yang tergabung dalam kegiatan ini diantaranya Universitas Negeri Jakarta, STEI Sebi, Telkom University, Universitas Riau, Universitas Sriwijaya, Politeknik Negeri Jakarta, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Brawijaya, Universitas Mataram, Universitas Mulawarman, Universitas Tanjung Pura, Universitas Musamus Merauke, Universitas Negeri Sebelas Maret, Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Sepuluh November, Universitas Indonesia, Universitas Diponogoro, Universitas Yarsi, Universitas Gajah Mada, dan Institut Pertanian Bogor.




Bagus Tito Wibisono, Koordinator Pusat BEM SI mengemukakan Konsilidasi tersebut memiliki tujuan dalam mengawal atau membuat jembatan untuk menjadi penyambung antara rakyat dengan pemerintah. "Luaran dari konsolnas ini ialah menentukan kebijakan-kebijakan pemerintah yang harus di evaluasi karena tidak sesuai dengan cita-cita dan tujuan negara. Berbagai macam isu seperti liberalisasi pendidikan dengan hadirnya kebijakan PTNBH, belum terwujudnya kedaulatam energi dan pangan, serta antisipasi ulang tahun kebakaran hutan di Indonesia yang ke-19, menjadi setitik isu yang akan kami kawal",ucapnya. 

Konsolnas dibuka dengan tilawah Al-quran lalu dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian para peserta konsolnas disambut oleh Fajar Yulianto selaku Ketua Pelaksana, Bagus Tito Wibisono selaku Penanggung Jawab acara dan Rektor Universitas Negeri Jakarta, Prof. Dr. H. Djaali yang didampingi oleh Dr. Achmad Sofyan Hanif, M.Pd selaku Wakil Rektor III. Setelah sambutan para peserta konsolnas yang diwakili oleh presiden mahasiswa ,dihibur oleh teatrikal dari Teater Zat dan Basis FBS UNJ.

Baca juga : Konsolidasi Nasional BEM Seluruh Indonesia

Acara dilanjutkan dengan presentasi dari tim aksi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNJ, yaitu Green Force yang menyampaikan tentang acara Sosial politik Adventure Camp yang akan dilaksanakan dibulan April nanti. Selanjutnya masuk ke agenda utama yaitu konsolnas yang dipimpin langsung oleh Bagus Tito Wibisono.

Dalam konsolnas tersebut masing-masing koordinator saling memaparkan kajiannya didepan para peserta konsolidasi nasional BEM SI 2016. Diawali pemaparan dari koordinator Forum Perempuan BEM SI dari Sekolah Tinggi Ekonomi Islam Shariah Economic Banking Institute  (STEI SEBI), disambung pemaparan dari Koordinator Wilayah (korwil) dimulai dari BEM Se-Jabodetabek Banten (BSJBB) yang diwakilkan oleh Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) selaku korwil. Kemudian wilayah Jawa Barat yang diwakilkan oleh Univeristas Pendidikan Indonesia (UPI) selaku korwil. Dilanjutkan wilayah Jogjakarta-Magelang-Solo-Semarang-Purwokerto (Jogloseto) yang diwakilkan oleh Univeristas Negeri Yogyakarta (UNY) selaku korwil. Selanjutnya wilayah Jawa Timur yang presentasi diwakilkan oleh Universitas Brawijaya selaku korwil. Untuk daerah Bali hingga Nusa Tenggara presentasi diwakilkan oleh Universitas Mataram selaku korwil. Kemudian untuk wilayah Kalimantan Tenggara presentasi diwakilkan dari Univ Tanjungpura selaku korwil.

Setelah pemaparan dari masing-masing koordinator wilayah, acara dilanjutkan dengan pemaparan dari masing-masing koordinator isu. Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Angga memaparkan isu kemaritiman. Menurutnya isu maritim selama ini tidak terlalu diekpose, padahal banyak sekali permasalahan yang terjadi di sektor tersebut. Danang Setiawan, mahasiswa Insititut Pertanian Bogor memaparkan isu-isu ketahanan pangan serta ternak yang harus segera diselesaikan oleh pemerintahan. Sebab, hal tersebut menyangkut rakyat kecil.

Sementara dari Kampus Yarsi Afif Bangun Pilardi, memaparkan isu-isu kesehatan salah satunya mengawal birokrasi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Kemudian Doni Wahyu Prabowo, Mahasiswa Universitas Negeri Sebelas Maret membahas terkait kasus Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH). Hal tersebut, menurutnya harus segera dibahas di Rapat Kerja Nasional (Rakernas) nanti, sebab menyangkut masa depan pendidikan anak bangsa.

Kembali dilanjutkan di malam hari pemaparan disampaikan oleh ITB selaku koorsu energi dan migas yang membahas isu seputar freeport. Yang terakhir adalah UI sebagai koorsu korupsi yang menyoroti masalah seputar tindakan korupsi dan pelemahan kpk. Dan konsolnas diakhiri dengan pemaparan dari Telkom University sebagai koor media yang menjelaskan tentang alur publikasi yang akan dipublish di website BEM SI melalui satu pintu. Acara ini ditutup pada hari ini(6 Maret 2016) dengan kepulangan para peserta konsolnas BEM SI. Setelah Konsolnas, BEM SI akan mengadakan Rapat Kerja Nasional di Universitas Mataram. (qie)
loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==