Aksi BEM Se-Indonesia Tolak Kriminalisasi 26 Aktivis

Mahasiswa News | Banyak orang berkata, sejak kapan mahasiswa membela buruh dalam aksinya ?
Namun, jingle kemenangan kami bernyanyi bahwa buruh, tani, mahasiswa, rakyat miskin kota, bersatu padu rebut demokrasi

Salam hangat kemenangan
Hidup Mahasiswa !
Hidup Rakyat Indonesia !

Rekan-rekan mahasiswa dan rakyat se-Indonesia, hari ini kami sampaikan bahwa mahasiswa akan tetap ada dimana keadilan ditumbangkan, dimana demokrasi dikebiri, dimana ada hati nurani yang dibeli.




Hari ini, 21 Maret 2016, mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Seluruh Indonesia, menyuarakan jeritan jiwa dalam suara retorika hari.

Kami menolak adanya kriminalisasi atas 26 aktivis yang terjadi pada aksi 30 Oktober 2015 silam, yang terdiri dari 23 buruh, 2 aktivis LBH Jakarta, dan 1 mahasiswa.

Persidangan hari ini belum nenghadirkan berkas secara rapi, sehingga sidang dilanjutkan pekan depan, 28 Maret 2016.

Kami menuntut tegaknya keadilan, serta penegakan hukum yang sebenar-benarnya. Katakan hitam adalah hitam, dan putih adalah putih.

Untuk itu kami tegas menyatakan HENTIKAN PROSES HUKUM KASUS KRIMINALISASI AKTIVIS. Demi tegaknya kejayaan, kemuliaan, dan terwujudnya cita-cita kemerdekaan.

Ttd

Koordinator Pusat BEM SI
Bagus Tito Wibisono

Baca Juga : Tolak Kriminalisasi, Mahasiswa Dan Buruh Geruduk Pengadilan Negeri Jakarta
loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==