Setelah Perbaikan, Dua Bus Unand Layak Operasi

Mahasiswa News | Kecelakaan bus kampus Universitas Andalas (Unand) bernomor 01 yang terjadi Jumat (12/2/2016) lalu, telah merenggut tiga korban jiwa dan puluhan korban luka. Hingga saat ini pihak kampus berupaya memberikan penanganan dan pelayanan pasca insiden tersebut. Setelah melewati Pengujian Kendaraan Bermotor (KIR) oleh Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kota Padang, 36 bus kampus dinonaktifkan untuk melakukan perbaikan secara mekanik dan yuridis.

Sementara itu, untuk memenuhi pelayanan transportasi bagi mahasiswa, Unand menyediakan sepuluh bus. Diantaranya bus warna hijau bernomor 16, 18, dan 25, satu  bus AC dan satu bus putih. Selain itu juga ada tambahan satu bus bantuan Dishubkominfo Kota Padang, dua bus Politeknik Negeri Padang, dan tambahan dua bus Unand yang telah selesai diperbaiki. “Hanya dua bus yang telah selesai diperbaiki, sedangkan yang lainnya masih dalam masa perbaikan,” jelas Kasubag Rumah Tangga Unand, Masrial Jamal.




Terkait pengoperasian bus tersebut, Masrial mengatakan bus yang dioperasikan dilihat dari kondisi mahasiswa. “Mulai sekitar pukul tujuh sampai pukul sembilan pagi, bus sudah stand by menunggu mahasiswa di halte. Kemudian di lain waktu, jika tidak ada mahasiswa, sopir bus akan beristirahat,” katanya.

Selain itu sopir bus warna hijau nomor 16, Dodi mengatakan manajemen pengoperasian bus dimulai pukul 06.45 WIB dan berakhir pada pukul 19.00 WIB. Dalam rentang waktu tersebut, terdapat 20 putaran dengan kisaran waktu 30 menit per putaran. “Meski sedikit kewalahan, namun kami tetap menjalankan tugas. Sebab ini merupakan kewajiban kami untuk memberikan pelayanan kepada mahasiswa,” ujar pria yang dulu bekerja di bagian transportasi rumah tangga ini.

Di samping itu, Putri, mahasiswa Jurusan Psikologi angkatan 2012 mengatakan penanganan bus pascainsiden sudah bagus. Menurutnya pihak kampus cepat tanggap dalam menghadapi korban kecelakaan. “Tapi masalah ini perlu dituntaskan. Sayang sekali, bus baru diperbaiki setelah kecelakaan terjadi. Padahal setahu saya pihak pengelola bus sudah mendapat surat peringatan dari Dishubkominfo Padang untuk melakukan uji KIR,” tutupnya.(Unand/MN)
loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==