Pilpres Janji Dukung Perjuangan Guru, Kini Presiden Jokowi Tak Mau Bertemu

Mahasiswa News | Pengangkatan tenaga honorer Kategori 2 menjadi pegawai negeri sipil (PNS) pernah dijanjikan oleh Presiden Jokowi saat kampanye pemilihan presiden pada bulan Juli 2014.

Janji Jokowi tersebut tertulis dalam Piagam Perjuangan Ki Hajar Dewantara yang ditandatanganinya pada tanggal (5/7/2014) diatas materai Rp6000.

Janji itupun dipertegas oleh Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Yuddi Chrisnandi. Dia mengatakan, pengangkatan akan dilakukan secara bertahap.

Berikut poin penting Piagam Perjuangan Ki Hajar Dewantara tersebut :

1. Mewujudkan Trilayak bagi tenaga pengajar dan pendidik, memberikan kepastian perlindungan hukum, ekonomi, politik, sosial dan budaya bagi mereka yang sejalan pemenuhan hak rakyat atas pendidikan

2. Bertanggung jawab atas kesejahteraan tenaga pengajar dan pendidik memastikan upah yang layak (bukan sekedar tunjangan), apapun status kerjanya, minimal sesuai dengan Upah Minimun Kota/Kabupaten. Pemerintah RI wajib memberikan jaminan peningkatan dan kemampuan mereka, termasuk sertifikasi yang tidak boleh komersial, diberikannya jaminan pendidikan termasuk bagi anak-anak mereka, memberikan jaminan sosial (Jaminan Kesehatan, Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Pensiun dan Jaminan Hari Tua) bagi tenaga pengajar dan pendidik beserta keluarganya.

3. Melakukan komunikasi intensif dengan pemerintah daerah dan institusi pendidikan agar terwujud sistem perekrutan CPNS bagi tenaga tenaga pengajar dan pendidik yang berkeadilan, transparan dan tanpa pungutan apapun. Karenanya, dalam perekrutan tersebut wajib diprioritaskan bagi tenaga pengajar dan pendidik beserta keluarganya yang telah mengabdikan diri tiga tahun keatas.


pict : liputan6


"Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh tenaga pengajar dan pendidik beserta keluarganya, yang sudah menjadi bagian dari perjuangan ini. Namun saya menyadari semua komitmen yang saya sampaikan, tak mungkin bisa dijalankan, jika kita tidak memenangkan Pilpres 9 Juli 2014," kata Jokowi dalam piagam Perjuangan Ki Hajar Dewantara tersebut.

Dan kini setelah menjabat sebagai Presiden, belum juga Presiden Joko Widodo menunaikan janjinya. Dulu sangat prihatin akan nasib guru dan guru honorer, namun saat guru berdemonstrasi di depan Istana Negara (10-12 Februari 2016), Jokowi tak mau bertemu. (rks)
loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==