Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Tolak Kebijakan Kuliah Selama 5 Tahun

Mahasiswa News | Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta Angkatan 2015/2016 menolak keras Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No. 49 thn 2014 Pasal 17 terkait Neo NKK BKK (Normalisasi Kehidupan Kampus/Badan Koordinasi Kemahasiswaan). Mereka mempunyai anggapan kebijakan yang diberlakukan di UIN jakarta tersebut teramat membebani mahasiswa dan membunuh sikap Kritis mahasiswa yang merupakan Agen Of Change. 

Wahyu Mulyono, juru mahasiswa menyampaikan, kebijakan tersebut sudah memaksa mahasiswa menyelesaikan 141 SKS dalam kurun kala maksimal 5 tahun. Mahasiswa pun dituntut menyelesaikan 21 SKS per-semester. 



“Kebijakan merampungkan studi selama 5 tahun yaitu salah satu program Orde Baru yang di komandoi oleh Rezim Soeharto supaya sikap kritis mahasiswa tamat,”ucap Wahyu Mulyano, Mahasiswa Psikologi angkatan 2015-2016, Jumat,(12/02/2016).

Mahasiswa yang biasa disapa Mul ini menyampaikan, kebijakan yang tertuang dalam Permendikbud Nomer 49, Pasal 17 Th 2014 (Neo NKK BKK) tersebut cuma berlaku terhadap angkatan 2015/2016. Sebab itu, dirinya menginginkan pada semua mahasiswa, khususnya pada mahasiswa angkatan 2015-2016 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta membuka mata juga fikiran bahwasanya kebijakan tersebut memang jadi intimidasi. 

“Kebijakan ini membuat mahasiswa dilatih menjadi Buruh dari para Kapitalis. “ungkap Mulyono. 

Menurut Mul, resiko kebijakan tersebut telah terasa ssat ini. Mahasiswa jangankan untuk jadi Agent Of Change atau mengkritisi kebijakan pemerintah, mereka malah hedonis, apatis juga cuma memikirkan nilai akhir. 

“Oleh karena itu kami mahasiswa angkatan 2015-2016 menyatakan dengan tegas mendesak Prof.Dede Rosada selaku pihak rektorat supaya cepat mengubah kebijakan kuliah maksimal 5 tahun yang telah tercantum dalam Buku Tutorial Akademik TA 2015-2016,” ungkapnya. (Rks)
loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==